Tak Ada Lagi Pintu bagi Andre Taulany untuk Pulang ke Stinky

Purba Wirastama    •    18 Mei 2018 11:09 WIB
indonesia musik
Tak Ada Lagi Pintu bagi Andre Taulany untuk Pulang ke Stinky
Andre Taulany, mantan vokalis Stinky (Foto: Shindu Alpito)

Kendati sudah delapan tahun sejak grup pop Stinky merilis album terakhir Aku Hanya Manusia pada 2010, nama mereka terhitung masih populer hingga sekarang. Salah satu faktornya adalah Andre Taulany dan Sule yang kadang menyebut nama Stinky dalam acara talkshow di televisi.

Sule, di sela obrolan dengan bintang tamu, kadang tidak hanya mengungkit riwayat Andre sebagai vokalis Stinky, tetapi juga menyanyikan satu lagu pop mereka dari era 90-an. Irwan Batara, salah satu pendiri dan personel grup yang masih aktif, mengamini faktor tersebut.

"Jangkauan usia (pendengar Stinky) luas, termasuk anak kecil SMP dan SD," kata Irwan dalam obrolan sore dengan Medcom.id di kawasan Mangga Dua, Jakarta, Senin, 14 Mei 2018.

"Kenapa begitu? Ada untungnya Andre aktif di televisi. Sule meledek, mereka nyanyi: Mungkinkah," imbuhnya.





Andre adalah vokalis pertama Stinky sejak 1992 hingga 2007. Setelah Andre keluar, posisi vokalis sempat digantikan berturut-turut oleh Ary dan Dona Amelia. Andre sempat kembali ke Stinky, tetapi akhirnya keluar lagi. Kini, Stinky berjalan bersama vokalis baru dengan rasa lebih rock, Prattyoda Bhayangkara alias Yoda, penyanyi asal Kebumen jebolan ajang Indonesian Idol.

Setelah perjalanan ini, mungkinkah Andre akan bersama Stinky lagi? Apakah Stinky mau menerima Andre? Irwan, Edy Suryo Triputrianto, dan Helman "Nanno" Maulana kompak menggeleng. 

"Enggak," jawab mereka singkat. 

"Jadi lawakan kalau sama dia. Banyak melawak. Rasa grup musik kami hilang," imbuh Irwan. 


Pengaruh Kuat Andre 

Andre bersama Irwan, Nanno, dan Ndhank Surahman Hartono mendirikan Stinky pada 1992 di Jakarta. Edy bergabung setahun kemudian. Saat itu mereka masih SMA dan berasal dari dua grup musik berbeda, Trailer dan Madesu. Setelah bergabung dalam nama Stinky, mereka ikut beberapa festival grup rock dan mengukir prestasi. Namun ketika datang pada tahap menawarkan demo lagu untuk rekaman, tidak ada label Jakarta yang tertarik dan menerima. 

Mereka pun berpindah ke jalur pop. Dengan lagu pop Asa yang Tersisa ciptaan Irwan, pendekatan ke label kembali dilakukan dan hasilnya tak sia-sia. Label dari perusahaan Indo Semar Sakti alias Bulletin Musik tertarik. Kontrak disahkan pada pertengahan 1995 dan debut album mereka, Stinky, dirilis pada awal 1997. Lalu menyusul tujuh album berikutnya hingga Andre resmi hengkang dari grup pada 2007. 

Sempat hiatus, Stinky mengenalkan vokalis baru Ary bersama kibordis Rangga dan gitaris Bayu. Mereka mengerjakan album kesembilan dan merilisnya dalam judul Aku Hanya Manusia pada 2010. Ini adalah album pertama mereka yang dirilis mandiri oleh label sendiri, Stinkyband Records. 

Tak lama, Bayu dan Ari hengkang dari grup. Stinky pun kembali hiatus sebelum akhirnya merekrut vokalis wanita, Dona (mantan presenter Silet) pada 2012. Bersama Dona dalam warna baru, Stinky berjalan sekitar dua tahun dari panggung ke panggung. Mereka sempat merilis singel religi Berikan Hidayah-Mu serta dua lagu daur ulang, Saat Ku Pergi dan Mungkinkah 2.

Terhitung, sudah delapan tahun Stinky tidak merilis album kendati sekarang mereka kembali aktif. Pasang surut ini, termasuk tiga kali hiatus karena vokalis keluar, diakui Irwan karena kegalauan para personelnya. 

"Kami masih galau (saat itu). Waktunya juga masih kurang pas. Sebenarnya Stinky dengan Dona waktu itu bagus, pertunjukan kami jalan terus, kurang lebih dua tahun. Kami rilis singel religi dan dua lagu daur ulang. Jadi ada tiga lagu dengan Dona," ujar Irwan. 

Namun Dona hengkang juga dari grup. Menurut cerita Irwan, keluarnya Dona dari grup ternyata berkaitan dengan Andre. Saat itu, Andre ingin bergabung kembali sebagai vokalis. 



Andre saat tampil bersama Stinky dalam 90's Festival 2017 (Foto: Shindu Alpito)


"Tiba-tiba, datanglah Bapak Haji (Andre) rese itu, meminta untuk kembali. Dona kami keluarkan, Andre masuk, lalu kami didiamkan lagi (...). Bikin singel, bikin video musik, habis itu berhenti. Begitu saja terus. Jadi (karya) enggak dipromosikan dan enggak diapa-apakan," ungkap Irwan. 

Andre memang lebih sibuk di televisi menjadi pelawak dan presenter dengan senyum yang selalu merekah. Namun diakui Irwan, pengaruh Andre bagi Stinky sangat kuat kendati sebagian besar lagu memang dibuat oleh Irwan dan Ndank. 

"Jujur, pengaruh Andre kuat banget," kata Irwan. 

Dalam formasi bersama Andre pula, Stinky merilis delapan album dalam waktu satu dekade. Setelah album debut pada 1997, ada JTD (1998), Rindu untuk Dia (1999), Permata Hati (2001), Stinky 5 (2003), Langkah Terbaik (2004), serta Album Tujuh (2006) yang semuanya dirilis oleh label Bulletin. Lalu ada Pecinta Sejati (2007) yang dirilis oleh Atlanta Records. Ketika Andre kembali pada 2013, mereka sempat merilis singel baru Sumpah Mati dan singel daur ulang Mungkinkah 3.

Pengaruh kuat ini bisa terlihat salah satunya lewat penampilan mereka di The 90's Festival pada November 2017 lalu. Stinky tampil dalam formasi reuni. Dengan persona baru Andre sebagai pelawak, Irwan dan Nanno menyebut sesi panggung musik itu berisi lebih banyak lelucon ketimbang permainan musik. 



Stinky dalam format reuni di acara 90's Festival 2017 (Foto: Shindu Alpito)


"Lebih lama dia melawak ketimbang kami nge-band. Jadi grup lawak nanti," ucap Irwan.

"Kalau acara Stinky reuni dibuat, itu acaranya Andre karena konsep lawaknya lebih dominan ketimbang lagunya. Jadi citra grup Stinky boleh dibilang akan pudar. Stinky ini sebenarnya apa? Grup pengiring Andre atau grup dengan konsep musik Stinky?" tambah Nanno. 

Kendati terkesan kesal dengan situasi ini, mereka mengakui masih punya hubungan baik dengan Andre. Mereka memang enggan menerima jika suatu saat Andre hendak masuk lagi menjadi vokalis, tetapi masih menyanggupi jika Stinky diminta tampil dalam formasi reuni. 

"Kenapa enggak? Kami gabung dengan Yoda nanti," ujar Irwan. 

"Andre itu bukan sebagai Stinky utuh. Sekarang dia sudah punya profesi di luar musik, pelawak. Kalau Andre terlibat, dia hanya bagian dari acara dan bukan bagian dari Stinky seperti dulu. Stinky ya sekarang ini: Irwan, saya, Edy," jelas Nanno. 

Lalu, ke mana Ndank?

"Tiba-tiba dia (Ndank) mengundurkan diri karena sibuk dengan kegiatan gereja. Dia mundur sejak mau rilis Kepastian Darimu (singel terbaru bersama Yoda) dan bikin video musik. Sempat rekaman. Saya memang jadi males, tapi ya gimana, pilihan. Show must go on," tutur Irwan.


Menapaki Jalan Baru

Adalah Yoda dan Kepastian Darimu yang membuat kepercayaan diri Stinky bertumbuh lagi. Sejak singel ini dirilis di platform digital tiga pekan lalu, mereka mendapat respons menyenangkan dari para penggemar. 

"Baru kali ini kami agak kaget. Begitu keluar video lirik (Kepastian Darimu) di YouTube, komentar rata-rata bilang: Stinky akan seperti perpindahan Dewa dari Ari Lasso ke Once. Yoda kurang lebih seperti itu, bisa menggantikan Haji Andre," kata Irwan.

Tidak hanya setelah dirilis, mereka juga cukup terkejut begitu mendengar lagu itu pertama kali. Mereka belum tahu pasti hasilnya karena karakter vokal Yoda yang jauh berbeda dengan Andre, Ary, dan Dona. Usai rekaman dan pasca-produksi, baru hasilnya ketahuan. 

Warna baru Stinky ini, yang juga ditangkap oleh para penggemar, adalah musik Stinky yang tetap sweet pop dengan lirik percintaan, ditambah sentuhan vokal rock dari Yoda.

"Enak ya..," ujar Irwan. 

"(Yoda) bisa membuat enak lagu," imbuh Edy. 

Yoda, yang juga bergabung dalam obrolan sore itu, berusaha menjelaskan dengan memuji balik Stinky. 

"Dasar vokal saya tipikal aman menyanyikan lagu apa saja. Bisa dibilang lentur. Kebetulan pas aku datang, kirain seperti apa, ternyata Stinky sangat lentur. Makanya di situ jadi bisa nge-blend. Aku dapat energi. Akhirnya jadi 'new Stinky'," sahut Yoda. 





Kepastian Darimu adalah singel pertama Stinky bersama Yoda. Namun dalam lagu tersebut, Yoda baru dikenalkan sebagai penyanyi tamu. Dalam perjalanan ke depan, mereka memang merencanakan Yoda sebagai vokalis baru Stinky. Mereka juga telah menyiapkan setidaknya dua materi singel terbaru dengan sentuhan genre berbeda. 

"Habis ini lagu rock, lalu EDM. Namun untuk singel pertama ini, kami enggak mau bikin kaget dulu. Kami bikin yang lembut (transisinya)," ungkap Irwan.

Tunggu, EDM?

"Lentur. Yang jelas, up to date," sahut Yoda. 

Yoda menyebut mereka sedang sangat bersemangat untuk membuat karya baru. Irwan sendiri mengaku sudah menyiapkan sejumlah rencana untuk proyek singel terbaru berikutnya. Menurut Edy, fokus mereka adalah membuat lagu yang enak. 

"Pokoknya kami bikin lagu enak, musik enak. Mungkin kami konseptor, terus Yoda vokalisnya. Ya nanti perpaduan hingga terjadi musik seperti ini," ujar Edy. 

Nanno menilai dengan energi baru ini, tak ada batasan tertentu soal genre mana yang hendak mereka gali. Kendati begitu, mereka tetap berakar pada musik pop yang telah mereka bawa sejak 1990-an. 

"Akar musiknya Stinky itu pop. Jadi walaupun kami bikin apapun, tetap dasarnya adalah pop. Ketika kolaborasi dengan Yoda, ada energi baru yang mengarah ke rock. Kenapa tidak?" tutur Nanno. 

Soal perilisan lagu dalam bentuk album, mereka masih belum dapat memastikan waktunya, tetapi jelas bahwa Stinky akan menuju ke sana. 

"Kalau memang jadi album, ini akan jadi album yang ke-10. Materi kami banyak banget, tinggal modalnya saja. Album butuh modal gede lho. Kalau lagu yang ini materi baru, tetapi materi yang disimpan di gudang lagu kami banyak banget. Tinggal pilih-pilih saja," tutur Irwan. 

Mereka hendak mengetes pasar musik era digital ini dengan terlebih dahulu melepas singel satu per satu. Jika respons bagus, mereka akan melangkah satu tahap ke pengerjaan album mini. Menurut Nanno dan Irwan, tren musik dunia memang sedang cenderung ke pola ini. 

"Karena kalau kami bikin album tanpa lagu yang kami jagokan, sepertinya mubazir. Mending satu lagu yang memang kami jagokan, responsnya bagus, kami lanjutkan," ungkap Nanno. 

Jadi, mungkinkah Stinky akan selalu bersama kali ini?

"Mungkin saja, ha-ha," sahut Irwan. 

"Nanti ada berita menarik selanjutnya yang akan mendatangi," tukas Yoda.



Stinky dalam format baru dengan Yoda sebagai vokalis (Foto: Purba Wirastama)


 




(ASA)