Jennifer Lawrence akan Bintangi Film tentang Terpidana Mati Terakhir Islandia

Purba Wirastama    •    13 Desember 2017 19:11 WIB
jennifer lawrence
Jennifer Lawrence akan Bintangi Film tentang Terpidana Mati Terakhir Islandia
Jennifer Lawrence (Foto: wenn)

Jakarta: Aktor AS Jennifer Lawrence dikabarkan akan membintangi sekaligus memproduksi film adaptasi novel Burial Rites karya Hannah Kent. Novel ini berangkat dari kisah perempuan terakhir yang dihukum mati di Islandia pada 1830.

Pada 1828, dua pria petani Islandia dibunuh oleh Agnes Magnusdottir, buruh tani, dan Fridrik Sigurdsson, anak petani. Rumah mereka juga dibakar. Agnes dan Fridrik disidang dan dijatuhi hukuman mati. Kepala mereka dipenggal di depan publik pada awal 1830. Saat itu wilayah Islandia masih dikuasai pemerintah Denmark

Dalam perjalanan berikutnya, hukuman mati Islandia perlahan dihapuskan. Puncaknya tahun 1928, saat hukuman mati benar-benar tidak ada dalam regulasi negara. Agnes dan Fridrik pun menjadi dua orang Islandia terakhir yang mendapat hukuman mati di negara tersebut.

Dilaporkan Variety, novel Burial Rites, yang akan diadaptasi ke film, mengikuti perjalanan Agnes saat menunggu keputusan pengadilan mengenai tindak pidana dia. Pada periode ini, Agnes membangun ikatan emosional dan romantis, serta merenungkan kejahatan yang telah dia lakukan.

Jennifer akan memerankan tokoh Agnes. Kursi sutradara ditempati Luca Guadagnino, sutradara Italia yang membuat Call Me by Your Name dan tengah mengerjakan Suspiria. Jennifer juga jadi produser bersama Allison Shearmur (The Hunger Games) dan Justine Ciarrocchi.

Thom Yorke Garap Musik untuk Film Remake Suspiria

Produser dilakukan di bawah bendera TriStar Pictures dengan produser eksekutif Hannah Minghella dan Shary Shirazi. Gary Ross, sutradara The Hunger Games, awalnya akan menjadi sutradara, tetapi akhirnya ikut jadi produser eksekutif bersama Jerry Kalajian.

"Luca adalah talenta langka. Film-filmnya menangkap sebuah keindahan atas tempat yang tak terpisahkan dari situasi emosional dari karakter kompleks yang dia ciptakan," kata Hannah, dikutip dari Variety.

"Aku tak dapat membayangkan kerja sama yang lebih mendebarkan dibandingkan Luca dan Jennifer, yang akan menghidupkan lagi kisah Agnes yang indah sekaligus tragis," tukasnya.

Selain novel, kisah Agnes juga pernah diangkat ke film tahun 1995 garapan sutradara Islandia Egill Edvardsson.

Sebelumnya, Jennifer pernah menyatakan ingin berhenti untuk sementara dari dunia akting.

Jennifer Lawrence Berencana Vakum dari Dunia Akting





 


(ELG)

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

4 days Ago

Yon dan Koes Plus meninggalkan segudang warisan bagi generasi setelah mereka. Semasa jayanya, K…

BERITA LAINNYA