Ringgo Agus Rahman Menikmati Era Web Series

   •    14 Juni 2017 08:22 WIB
ringgo agus rahman
Ringgo Agus Rahman Menikmati Era Web Series
MI/ATET DWI PRAMADIA

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejak awal Ramadan, akting Ringgo Agus Rahman bisa dinikmati setiap hari lewat web series Dunia dalam Kita  di situs berbagi video Youtube. Dalam serial berdurasi sekitar 5 menit itu, Ringgo beradu akting dengan Ramon Y Tungka dan Nadine Chandrawinata.

Kehadiran mereka seolah menambah kuat tren serial pendek yang marak di Tanah Air sejak tahun lalu. Berbicara via telepon kepada Media Indonesia,  Ringgo mengaku keterlibatannya karena tertarik pada ajakan sutradara Anggi Frisca tentang film yang berkaitan dengan alam tersebut.

“Anggi memiliki gagasan agar saya bisa ketemu dengan tokoh-tokoh le­genda petualangan yang berprestasi dan pola pemikiran yang menarik,” ki­sah aktor berusia 34 tahun ini.

Salah satu tokoh yang muncul adalah Don Hasman, fotografer yang mampu dekat dengan suku Badui setelah mendekati mereka selama delapan tahun. Selain itu, Ringgo tertarik pada ide cerita yang ringan tetapi dekat dengan kehidupan nyata. Dalam film yang dipersembahkan Eiger Adventure itu, Ringgo berperan sebagai Arif yang me­ninggalkan karier mapan di sebuah bank di Jakarta untuk mencari passion sesungguhnya.

Di Bandung, Arif berkenalan dengan Barry (Ramon) dan Dinda (Nadine). Arif juga bertemu dengan tokoh-tokoh petualangan yang mendorongnya mengejar impian.

Tidak hanya karena pengalaman syu­ting yang menyenangkan, Ringgo mengaku menikmati era web series karena alternatif hiburan yang disuguhkan. Bagi suami aktris Sabai Morscheck ini, film web series memiliki tema yang lebih bebas ketimbang film televisi.

“Kalau kita lihat, ada banyak web series di Youtube sekarang. Dulu, kita terbiasa dengan film yang ada di televisi, sekarang ini ada tontonan dengan pilihan yang lebih beragam, cerita yang lebih liar,” ujarnya.

Bioskop tak tergantikan

Dengan perkembangan web series, Ringgo pun menilai jenis film itu dapat menggantikan film di televisi. Meski begitu, film bioskop tetap tidak tergantikan.

“Secara tidak sadar, menonton di bioskop itu seperti ritual yang tidak akan tergantikan. Dengan ruangan bioskop yang besar, gelap, dan kita tidak bisa mengobrol seenaknya, semua akan betul-betul konsentrasi menonton. Kita tidak mungkin punya bioskop sendiri di rumah, paling home theater... dan film yang diperuntukkan bioskop dan film yang diperuntukkan untuk Youtube itu berbeda,” paparnya.

Bagi pelaku film, Ringgo menilai keberadaan media seperti Youtube jelas menguntungkan. Dengan media tidak berbayar itu, para pelaku film bisa lebih leluasa mencurahkan ide dan memudahkan dalam distribusi film. Terlebih dengan dukungan teknologi kamera yang semakin terjangkau.

Ringgo sendiri juga memiliki saluran Youtube yang ia isi dengan video berisi pesan-pesan untuk anak semata wayangnya, Bjorka Dieter Morscheck. Soal proyek lainnya, Ringgo mengaku justru mengurangi aktivitas di bulan Ramadan. Hal itu ia lakukan demi memaksimalkan kembali ibadah di bulan Ramadan. (MI/M-3)

 


(DEV)