Yayan Ruhian Gandeng Tiga Perguruan Silat untuk Film Wiro Sableng

Purba Wirastama    •    18 Agustus 2017 10:45 WIB
yayan ruhian
Yayan Ruhian Gandeng Tiga Perguruan Silat untuk Film Wiro Sableng
Yayan Ruhian (Foto: metrotvnews/purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: Aktor dan seniman beladiri Yayan Ruhian terlibat sebagai pengarah koreografi laga di film Wiro Sableng produksi Lifelike Pictures. Untuk merancang berbagai jurus yang akan muncul di film tersebut, Yayan menggandeng sejumlah pesilat dari tiga perguruan pencak silat berbeda.

Ada Perguruan Ciung Wanara di Subang, Perguruan Panglipur Galih di Garut, dan Perguruan Silat Tenaga Dasar (PSTD) di Jakarta. PSTD juga merupakan perguruan tempat Yayan berlatih. Sementara Panglipur Galih adalah perguruan Cecep Arif Rahman, yang juga terlibat sebagai aktor di film Wiro Sableng.

Awalnya, gerak jurus yang akan digunakan dalam cerita film dirancang oleh tim Yayan. Lalu tim Yayan bertemu dengan Chan Man Ching, pengarah adegan pertarungan, untuk mendiskusikan bagaimana jurus tersebut ditampilkan dalam film. Menurut Yayan, semua jurus yang mereka rancang berasal dari kisah asli Wiro Sableng dalam novel tulisan Bastian Tito.

"Kita tidak berani memunculkan jurus baru karena Wiro punya jurus yang belum tentu dapat ditampilkan dalam film," kata Yayan dalam jumpa pers di Senayan City Mall Jakarta.

Yayan juga menyatakan bahwa mereka membuat semua jurus memiliki kekhasan pencak silat Indonesia. Kendati baru melibatkan perguruan di Jawa bagian barat, sementara pencak silat punya beragam aliran, dia menjamin bahwa ketiga tempat sudah sesuai kebutuhan film.

"Namanya perguruan itu bisa memiliki beberapa aliran. Untuk saat ini saya bisa bawa tiga perguruan dulu. Dengan tiga perguruan itu, saya berharap bisa mewakili apa yang dibutuhkan untuk (film) Wiro Sableng," ujar Yayan.

Selain menjadi pengarah koreografi, Yayan juga terlibat sebagai aktor pemeran Mahesa Birawa, tokoh antagonis musuh Wiro. Dalam versi novel, kedua orang tua Wiro dibunuh oleh Mahesa, yang lantas membuat Wiro kecil dirawat dan dididik oleh Sinto Gendeng sebagai pendekar. Yayan mengaku bahwa tawaran peran telah datang sejak awal, bersamaan dengan ajakan untuk terlibat sebagai pengarah laga.

"Awalnya ya sudah (seperti biasa). Ditawari (peran), audisi, dan ternyata masuk," tukas Yayan.

Film Wiro Sableng merupakan proyek kolaborasi antara Lifelike dan Fox International Productions. Sheila Timothy menjadi produser, sekaligus menulis naskah bersama Tumpal Tampubolon. Angga Dwimas Sasongko menjadi sutradara.

Selain Yayan dan Cecep, sejumlah aktor yang terlibat antara lain Vino Bastian, Marsha Timothy, Sherina Munaf, Ruth Marini, Happy Salma, Marcel Siahaan, Andy /rif, Yaya Unru, Dwi Sasono, Marcella Zalianty, Aghniny Haque, Rifnu Wikana, Lukman Sardi, Fariz Alfarazi, Dian Sidik, dan Yusuf Mahardika.

Wiro Sableng dijadwalkan rilis pada akhir 2018.

 


(ELG)

Menjaga Nyawa Clubeighties

Menjaga Nyawa Clubeighties

1 day Ago

Menjaga nyawa grup musik selama sembilan belas tahun bukan perkara mudah. Terlebih, dengan diti…

BERITA LAINNYA