Bekal Andy /rif Menjadi Dewa Tuak di Film Wiro Sableng

Purba Wirastama    •    17 Agustus 2017 13:01 WIB
film wiro sableng
Bekal Andy /rif Menjadi Dewa Tuak di Film Wiro Sableng
Andy /rif sebagai Dewa Tuak (Foto: dok. lifelikepictures)

Metrotvnews.com, Jakarta: Vokalis grup musik /rif, Restu Triandy alias Andy, akan terlibat di film Wiro Sableng sebagai pemeran tokoh guru beladiri bernama Dewa Tuak. Kendati lebih sering aktif di industri musik, Andy ternyata juga memiliki latar belakang bela diri.

"Bela diri, dulu saya juga pernah ikut dan satu komunitas dengan Yayan. Tapi sudah lama berhenti dan sekarang balik lagi, mengingat lagi. Jadi membangun lagi kemampuan yang lama. Menyenangkan," kata Andy dalam jumpa pers di Senayan City Mall Jakarta, Rabu 16 Agustus 2017.

Dalam versi novel, Dewa Tuak adalah guru persilatan berusia 80-an tahun, yang punya murid bernama Anggini alias Dewi Kurudung Biru. Dia juga sahabat Sinto Gendeng, guru Wiro. Dewa Tuak bertemu Wiro pertama kali di sebuah hutan. Karena terkesan dengan kemampuan Wiro, Dewa Tuak terobsesi dan menyuruh Anggini untuk mendapatkan Wiro.

Sebelumnya Andy pernah berakting di sedikitnya empat film fiksi, seperti Oh Baby (2008) dan Cahaya Kecil (2013). Terkait pendalaman peran dan laga untuk tokoh Dewa Tuak, Andy mengaku harus mengingat ilmu yang dulu pernah dia pelajari. Namun faktor waktu dan usia punya andil lain.

"Dengkul sudah enggak tahan kayak dulu. Beberapa menit take (ambil gambar), tahan dulu. Tapi senang bisa ketemu dengan pesilat-pesilat ini. Jadi ingat memori lama ketika mendalami bela diri," ujar Andy.

Wiro Sableng merupakan film adaptasi dari novel seri karya Bastian Tito. Produksi dilakukan oleh Lifelike bersama Fox International Productions. Sheila Timothy menjadi produser untuk Lifelike. Tomas Jegeus dan Michael J Werner bertindak sebagai produser eksekutif untuk Fox International Productions.

Selain Andy, sejumlah aktor yang terlibat antara lain Vino Bastian, Marsha Timothy, Sherina Munaf, Ruth Marini, Happy Salma, Marcel Siahaan, Yaya Unru, Dwi Sasono, Marcella Zalianty, Aghniny Haque, Rifnu Wikana, Lukman Sardi, Fariz Alfarazi, Dian Sidik, Cecep Arif Rahman, dan Yusuf Mahardika.

Naskah ditulis oleh Tumpal Tampubolon dan Sheila. Penyutradaraan ditangani oleh Angga Sasongko. Teguh Raharjo menjadi editor. Koreografi laga ditangani oleh Yayan Ruhihan dan pengarahan laga ditangani Chan Man-ching. Herning Suhendro alias Ken Ken, salah satu pemeran Wiro versi serial televisi, terlibat sebagai penasehat khusus.

Adrianto Sinaga menjadi desainer produksi. Tim tata kostum dipimpin oleh Nadia Adharina. Tim tata rias dipimpin oleh Jerry Octavianus. Ipung Rachman Syaiful menjadi sinematografer atau pengarah fotografi. Pengarahan musik dan rancang suara ditangani oleh Aria Prayogi.

Tahap pengambilan gambar akan dimulai pada Senin 21 Agustus 2017 dan direncanakan selesai pada akhir November 2017 dengan total waktu produksi sekitar 85 hari. Sebagian besar lokasi ada di Jawa Barat. Film dijadwalkan rilis pada akhir 2018.


(ELG)

Cinta 99% Dea Dalila

Cinta 99% Dea Dalila

6 days Ago

Di momen yang tepat dan didukung tekad yang kuat, Dea memberanikan diri. Dia resmi memutuskan k…

BERITA LAINNYA