Penjelasan Produser Terkait Film Valentine Turun Layar

Purba Wirastama    •    28 November 2017 17:01 WIB
film indonesia
Penjelasan Produser Terkait Film Valentine Turun Layar
Estelle Linden dalam Valentine (youtube skylar pictures)

Jakarta: Skylar Pictures menarik film Valentine dari peredaran setelah empat hari tayang di bioskop sejak Kamis 23 November 2017. Sempat enggan membeberkan alasan secara langsung, kini produser memberi penjelasan resmi terkait penarikan film tersebut.

"Kami tidak mau masyarakat kecewa dengan hasil karya yang menjadi proyek ambisius kami," kata pihak Skylar dalam keterangan tertulis yang diterima Metrotvnews.com, Selasa 28 November 2017.

Skylar merinci kronologi perjalanan proyek Valentine beserta kendala teknis yang mereka hadapi. Produksi dimulai pada Februari 2015 dan selesai pada September 2015 dengan total waktu syuting 121 hari. Pasca-produksi memakan waktu sekitar dua tahun.

Pada Desember 2016, setelah penyuntingan gambar, mereka mengerjakan efek visual dengan teknik CGI (computer-generated imagery) bersama EPIX Studio Jakarta (Comic 8, Rafathar, Warkop DKI Reborn). Sebelumnya pada pertengahan 2016, dua teaser telah dirilis.

Pada Agustus 2017, begitu mendapat jadwal tayang dari XXI, Skylar merilis trailer resmi dengan informasi mengenai jadwal rilis terbaru, yaitu 23 November 2017. Namun tak lama setelah itu, menurut pihak Skylar, terjadi kerusakan di server data EPIX Studio.

Mereka pun mengerjakan ulang efek visual CGI dalam sisa waktu 2,5 bulan, untuk porsi pekerjaan yang dijadwalkan selesai dalam 10 bulan. Karena insiden buruk ini, pengiriman materi akhir untuk konversi ke format DCP (digital cinema package)  menjadi terlambat.

Konversi DCP dilakukan di Studio Kantana Bangkok. DCP jadi dan tiba di Jakarta pada 22 November 2017, sehari sebelum jadwal rilis yang telah ditetapkan.

"Dilema bagi kami antara tetap menayangkan film atau mundur. Mengingat waktu yang tersisa satu hari, kami mengambil keputusan untuk tetap menayangkan film dengan segala kekurangan," tulis Skylar.

Selain XXI, film garapan sutradara Agus Pestol ini juga diputar di jaringan bioskop lain seperti Cinemaxx, Platinum, dan CGV. Pada hari pertama, mereka menerima komentar bahwa kualitas efek visual film yang terlalu dipaksakan.

Aspek promosi film juga diakui tak digarap serius dengan alasan bahwa perhatian tim Skylar terganjal penggarapan ulang pasca-produksi. Pada hari ketiga, Minggu, mereka meminta film tersebut turun layar. Kabar penarikan baru diumumkan pada Senin pagi lewat media sosial.

"Kami takut (perilisan film versi 22 November) akan berakibat buruk ke beberapa rekan kami di luar negeri, mengingat budget film ini cukup besar dan menjadi salah satu film dengan dana fantastis di industri film Tanah Air," tutur pihak Skylar.

"Kami sampai pada keputusan untuk menarik film ini dari jaringan bioskop. Tidak ada pihak lain yang kami persalahkan. Semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kami dalam menata produksi di kemudian hari," lanjut mereka.

Mengenai perilisan ulang, Skylar belum dapat memberi kepastian. Saat ini mereka juga sedang mengerjakan film superhero komik dalam waralaba Jawara.

"Masih belum tahu seperti apa (film Valentine) ke depan," kata produser Aswin MC Siregar lewat pesan teks saat ditanya lebih lanjut.

Valentine merupakan debut Agus Pestol sebagai sutradara film cerita panjang. Naskah ditulis Beby Hasibuan. Aswin MC Siregar menjadi produser dan Sarjono Sutrisno menjadi produser eksekutif di bawah bendera Skylar, yang tergabung dalam grup media Stroworld.

Film ini dibintangi Estelle Linden, Matthew Settle, Arie Dagienkz, Indra Birowo, Ahmad Effendy, Nabila Putri, Fendy Pradana, Joshua Pandelaki, Lily SP, Lerdy Usman, Marcell Domits, Mega Caferansa, Sasky Aisyahwara, dan Aliza Putri.




 


(ELG)