Enam Film Indonesia Pembuka 2018

Purba Wirastama    •    01 Januari 2018 10:18 WIB
film indonesia
Enam Film Indonesia Pembuka 2018
Cuplikan trailer Forever Holiday in Bali (Sonamu Cine House)

Jakarta: Pekan lalu kami telah memberikan daftar 27 film domestik yang akan dirilis selama 2018, beserta belasan proyek film lain yang masih akan bertambah dan menyusul rilis. Selain 27 film tersebut, ada enam film lain yang akan membuka 2018.

Ada drama, komedi, kolosal, dan horor. Tiga film akan mulai tayang di bioskop pada akhir pekan kedua Januari. Tiga lagi mulai tayang akhir pekan berikutnya. Berikut daftar enam film tersebut.

1. Forever Holiday in Bali (13+)   

Kay, seniman K-Pop mengalami kesulitan menghadapi stres dan kehilangan ibunya. Putri, gadis Bali baik yang dibebani kondisi keuangan keluarga dan ketiadaan kedua orang tua. Mereka bertemu dari dunia berbeda dan cinta mulai bermekaran. Namun apakah mereka siap menghadapi masalah yang terjadi di antara mereka dan orang-orang yang mencoba memisahkan?

Film drama komedi dari sutradara Ody C Harahap dengan naskah tulisan Kennt Kim dan Titien Wattimena. Produksi dilakukan oleh Sonamu Cine House dan Showbox. Thunder dan Caitlin Halderman menjadi aktor utama, didukung oleh Reza Aditya.




2. Maipa Deapati & Datu Museng (17+)   

Maipa Deapati dari Sumbawa dan Datu' Museng dari Mangkasara (Makassar) saling jatuh cinta dan menikah. Sementara itu, Mangaskara jatuh ke tangan VOC tapi grup pejuang bertahan. Museng tergugah memimpin para pejuang dan Maipa turut serta. Pemimpin VOC hendak menghabisi Museng sekaligus terpikat kecantikan Maipa.

Film garapan sutradara Syahrir Arsyad Dini alias Rere Art2tonic ini didaku sebagai kisah cinta yang lebih romantis dan tragis dari Romeo Juliet. Amrul R Ilham, rekan produksi Rere sejak film Bombe' 2 (2016), menjadi produser. Maipa dan Museng diperankan Fildzah Burhan dan Shaheer Sheikh. Hans de Kraker menjadi bos VOC.


3. Arumi (17+)

15 tahun setelah pembunuhan ibu dan kakaknya, Rasty mengajak empat sahabatnya berlibur ke sebuah villa. Kunjungan itu berakhir jauh dari dugaan. Mereka bertemu anak kecil misterius bernama Lily dan berteman dengan sosok astral Arumi. Lily dan Arumi membuka rahasia apa yang sebenarnya terjadi 15 tahun lalu.

Film horor garapan sutradara Yato Fio Nuala alias Nayato Fio Nuala dengan produser A Valis Akbar dan penulis Bon Astravita. Ardina Rasti menjadi aktor utama pemeran Rasty. Aktor lain yang terlibat Rizka Maharani, Rebecca Tamara, Aditya Suryo, Panji Saputra, Nadira Maharani, dan Melvionita.


4. Silariang, Cinta yang (Tak) Direstui

Hubungan Zulaikha dengan Yusuf, yang telah terjalin bertahun-tahun, tak direstui kedua orang tua. Niat baik dari keluarga Yusuf juga ditolak mentah-mentah oleh keluarga Zulaikha. Yusuf kebingungan. Zulaikha patah arang. Mereka menempuh jalan pintas silariang (kawin lari) yang tak hanya melawan keluarga, tapi juga adat.

Film cerita panjang sutradara Wisnu Adi dengan bintang utama Bisma Karisma dan Andania Suri. Dewi Irawan, Sese Lawing, Cipta Perdana, dan Muhary Wahyu Nurba menjadi aktor pendukung. Film ini berbeda dengan Silariang: Menggapai Keabadian Cinta yang telah dirilis pada 2017.




5. Flight 555

Putu terpaksa kabur dari Bali ke Jakarta karena enggan dijodohkan. Namun ayahnya sakit keras dan dia harus pulang. Dia pun naik pesawat Flight Komo 555 yang berisi penumpang macam-macam. Saat ke toilet, Putu menemukan pistol. Pria Papua dan Sunda masuk masuk ke toilet seberang dan keluar dengan riasan koteka. Ternyata dua pria ini hendak membajak pesawat dan mengubah tujuan ke Papua.

Drama komedi dari sutradara Raymond Handaya, yang sebelumnya sering terlibat di departemen produksi. Raymond sekaligus menulis naskah bersama Isman. Doeke Rachmat dan Niken Septikasari jadi produser di bawah bendera Citra Visual Sinema. Aktor yang bermain antara lain Tara Budiman, Mikha Tambayong, Meriza Febriani, Gisella Anastasia, Bedu, dan Anyun Cadel.




6. Rumah Belanda

Penulis muda Raya mendapat pesanan membuat biografi. Atas permintaan klien, dia dan kedua anaknya mengerjakan tulisan di sebuah rumah kuno era Belanda yang telah disediakan. Mereka mendapat gangguan gaib yang semakin seram. Perlahan rahasia pahit masa lalu tentang penghuni rumah tersebut terkuak.

Film horor kedua sutradara Hedy Suryawan setelah Keluarga Tak Kasat Mata dengan penulis naskah Laode Farhan alias Farhan Noaru. Hedy juga jadi produser bersama Budi Buthong di bawah atap Apollo Pictures. Aktor yang terlibat antara lain Kelly Tandiono, Agung Udijana, dan Aida Nurmala.




 


(DEV)

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

3 days Ago

Yon dan Koes Plus meninggalkan segudang warisan bagi generasi setelah mereka. Semasa jayanya, K…

BERITA LAINNYA