Sony Menangkan Lelang Proyek Film Kesembilan Quentin Tarantino

Purba Wirastama    •    20 November 2017 14:48 WIB
quentin tarantino
Sony Menangkan Lelang Proyek Film Kesembilan Quentin Tarantino
Sutradara Quentin Tarantino kabarnya hanya ingin membuat 10 film dalam hidupnya (Foto: Vanity Fair)

Los Angeles: Sony Pictures menang dalam lelang hak distribusi internasional untuk film ke-9 Quentin Tarantino. Sony merupakan satu dari tiga finalis yang berebut hak distribusi ini dengan Warner Bros dan Paramount Pictures.

Seperti dilaporkan Variety, salah satu bos Sony Tom Rothman secara agresif berupaya untuk mengamankan proyek tersebut. Bekerja sama dengan wakilnya Sanford Panitch dan kepala pemasaran-distribusi Josh Greenstein, Rothman meyakinkan Tarantino soal kemampuan Sony dalam penjualan film skala global.

Film ke-9 Tarantino mengambil latar cerita AS pada kurun waktu 1969 dan melibatkan satu kasus pembunuhan oleh kelompok sekte Charles Manson di Los Angeles. Aktris Sharon Tate menjadi salah satu korban.

Permintaan Tarantino untuk proyek ini disebut cukup berat dan membuat beberapa studio mundur. Dia mengajukan dana yang hampir mencapai USD 100 juta atau sekitar 1,35 triliun, serta meminta bagian dari first dollar gross  atau pendapatan pihak studio sebelum dikenai pajak.

Tarantino juga ingin mendapat hak final cut untuk menentukan hasil akhir film sebelum dirilis ke publik. Beberapa studio tak berani ambil resiko atas permintaan ini. Topik cerita juga dinilai terlalu kontroversial.

Sebelumnya dikabarkan bahwa proyek ini akan dikerjakan kembali bersama Harvey dan Bob dari The Weinstein Company. Namun menyusul kasus skandal Harvey, Tarantino ingin pindah ke rumah produksi dan distribusi baru.

Menurut laporan Deadline, empat aktor besar Hollywood telah dibidik untuk bermain. Ada Tom Cruise, Brad Pitt, Leonardo DiCaprio, dan Margot Robbie.

Jika berlanjut, ini akan menjadi film kesembilan Tarantino dalam karier sebagai sutradara film cerita panjang. Dia pernah menyatakan hanya akan membuat 10 film selama hidupnya. Film terakhir yang dibuat adalah Hateful Eight (2015).

Produksi akan dimulai pada pertengahan 2018 untuk dirilis pada 2019. Film dibuat dalam kategori R atau Restricted.

Sementara itu, Charles Manson, penjahat narapidana yang kisahnya hendak turut diangkat ke film, dikabarkan telah meninggal di California pada hari ini, Senin 20 November 2017, dalam usia 83. Menurut BBC, Charles meninggal di rumah sakit setelah dirawat sejak awal bulan.

Charles dihukum penjara seumur hidup atas aksi kejinya pada 1969. Dia telah mengajukan bebas bersyarat sebanyak 12 kali, tetapi selalu ditolak.


(DEV)