Digugat Langgar Hak Cipta Benyamin Biang Kerok, Pengacara Bungkam Soal Jawaban Pihak Falcon & Max

Purba Wirastama    •    19 April 2018 21:11 WIB
film benyamin biang kerok
Digugat Langgar Hak Cipta Benyamin Biang Kerok, Pengacara Bungkam Soal Jawaban Pihak Falcon & Max
Syamsul Fuad (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Penulis senior Syamsul Fuad mengajukan gugatan hukum atas dugaan pelanggaran hak cipta proyek film Benyamin Biang Kerok versi terbaru dari Falcon Pictures dan Max Pictures. Hari ini sidang dilanjutkan dengan agenda pemberian jawaban dari pihak tergugat.

"Belum tahu, saya enggak bisa berkomentar, ikuti persidangannya saja," kata kuasa hukum Atep Kuswara singkat kepada wartawan usai sidang di Pengadilan Negeri Niaga Jakarta Pusat, Kemayoran, Kamis, 19 April 2018.

"Cuma sidang biasa saja, menyerahkan. Sesuai dengan acara, ada gugatan, jawaban," imbuh Atep.

Atep enggan menyebutkan jawaban dari pihak Falcon dan Max, terkait tuduhan bahwa proyek Benyamin Biang Kerok terbaru melanggar hak cipta atas judul film dan karakter yang diklaim Syamsul sebagai miliknya.

"Saya enggak bisa komentar itu," ucap Atep.

"Makanya, lebih baik tunggu saja jadwal konferensi pers, tapi saya juga belum tahu pasti," imbuhnya saat ditanya perihal gugatan balik dari pihak Max bersama kuasa hukum lain.

Syamsul adalah penulis cerita dan naskah Benyamin Biang Kerok versi asli rilisan 1972 garapan sutradara Nawi Ismail. Dia mengklaim sebagai pemilik hak cipta atas judul dan karakter, serta menuding Falcon dan Max telah membuat film versi terbaru rilisan 2018 tanpa izin darinya.

Dalam gugatan hukum yang diajukan ke Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, Syamsul menuntut ganti rugi senilai total Rp11 miliar dan royalti Rp1.000 per tiket bioskop terjual. Sebelumnya pada penghujung 2017, Syamsul meminta kompensasi Rp25 juta, tetapi tidak mendapat respons lebih lanjut.

 


(ELG)

SMASH Menolak Bubar

SMASH Menolak Bubar

3 days Ago

SMASH kembali bukan sebagai 'Seven Man As Seven Heroes'. Berenam; Bisma Kharisma, Rangg…

BERITA LAINNYA