Film Pendek asal Yogyakarta Tembus Festival Film di Perancis

Pelangi Karismakristi    •    07 Januari 2019 15:39 WIB
festival filmfilm indonesia
Film Pendek asal Yogyakarta Tembus Festival Film di Perancis
Foto adegan film Kembalilah Dengan Tenang (Foto: Crazyzone!!!)

Jakarta: Film Kembalilah Dengan Tenang (KDT) garapan sineas asal Yogyakarta lolos seleksi Clermont-Ferrand International Short Film Festival ke 41 di Perancis. Ini satu-satunya film dari Indonesia yang berhasil mengukir tinta emas dalam kompetisi film bergengsi tersebut.

Produser KDT Wimba Hinu Satama mengatakan dari 9.238 film dari seluruh dunia yang mendaftar, hanya 76 yang lolos proses seleksi. Dirinya pun sempat tak menyangka bahwa film ini akan berjejeran dengan puluhan karya sineas dari berbagai belahan dunia.

"Rasa kaget bercampur bahagia saya tak cukup hanya di situ. Karena ini juga adalah film pendek pertama yang saya produseri lolos ke festival tersebut, juga sebagai satu-satunya yang lolos perwakilan dari Indonesia umumnya, dan dari Yogyakarta (khususnya)," tutur Wimba dalam keterangan tertulis yang diterima Medcom.id, Senin 7 Januari 2019.



Sementara itu, sang sutradara Reza Fahriansyah mengaku awalnya dirinya bersama rumah produksi Crazyone!!! Films memang sudah menargetkan agar film berdurasi 25 menit itu akan didistribusikan ke festival film luar negeri. "Tapi kami tidak menyangka akan masuk (lolos seleksi) di Clermont-Ferrand. Saya sangat senang, ini yang saya dan teman-teman impikan," ungkapnya.

Kembalilah Dengan Tenang mengisahkan tentang duka Santoso (Ernanto Kusuma) dan Wati (Very Handayani) yang kehilangan anak semata wayangnya, Agung (Misbahku Rohim) secara mendadak. Hal itu membuat Santoso berurusan dengan situasi yang serba terbatas saat mengurus jenazah buah hatinya.

"Rasa kehilangan ditinggal orang terdekat adalah hal yang sangat saya ingin filmkan, semenjak bapak saya meninggal beberapa tahun lalu," imbuh alumnus Institut Seni Yogyakarta (ISI) ini. 

Tak hanya konsen soal keluarga, Reza juga berfokus terhadap isu sosial dalam film yang diproduksi pada 2018 itu. Sebab menurutnya, kedua isu tersebut merupakan hal yang kompleks. 

"Konsep keluarga adalah hal yang kompleks. Sama kompleksnya dengan permasalahan sosial yang ada dan itu mempengaruhi sebuah keluarga. Proses mengurus pemakaman dalam film ini saya ambil dari pengalaman saya dengan peristiwa yang sama dan itu menjadi titik di mana selain rasa kehilangan yang saya dapatkan, juga tentang bagaimana keluarga dan sosial merespon proses pemakaman tersebut," paparnya.



Foto adegan Film Kembalilah Dengan Tenang (Foto: Crazyone!!!)


Sedangkan proses kreatifnya sendiri, lanjut Reza, telah melalui proses pra produksi selama tiga bulan dan pengambilan gambar selama tiga hari. Penggarapannya pun melibatkan tim Crazyone!!! film yang lain, yakni Said Nurhidayat, Helmi Nur Rasyid, dan Indra Sukmana. 

Selain itu, Crazyone!!! Films juga menggandeng sineas Fahrul Ayunki sebagai DOP, penata artistik Amin Rosidi, penata musik Yennu Ariendra dan Arib Amrussahal sebagao sound designer. "Ide cerita mengenai premis film ini sebenarnya sudah sejak dua tahun lalu. Proses penulisan skenarionya sekitar setahun lebih. Film ini mendapat dukungan dana dari Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta," tukas Reza.

Nantinya, Kembalilah Dengan Tenang akan ditayangkan di beberapa lokasi pemutaran ClermontFerrand International Short Film Festival pada 2 hingga 9 Februari 2019. Sebelumnya, film ini telah ditayangkan pada event Jogja - NETPAC Asian Film Festival (JAFF) ke-13 dalam program Light of Asia di Yogyakarta. 

Untuk diketahui, Clermont-Ferrand International Short Film Festival merupakan salah satu festival film pendek terbesar di dunia. Ajang berkelas internasional ini digagas oleh Clermont-Ferrand University Film Society pada tahun 1979 dan menjadi agenda tahunan hingga kini. Clermont-Ferrand International Short Film Festival ke-41 akan diselenggarakan pada 1 - 9 Februari 2019 di Clermont-Ferrand, Prancis.



 


(ASA)