Sutradara Awalnya Kecewa Gal Gadot Terpilih Jadi Wonder Woman

Purba Wirastama    •    10 Juni 2017 18:40 WIB
wonder woman
Sutradara Awalnya Kecewa Gal Gadot Terpilih Jadi Wonder Woman
Wonder Woman (Foto: warnerbros)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sutradara Wonder Woman Patty Jenkins mengaku bahwa dia sebelumnya tidak mungkin memilih Gal Gadot sebagai pemeran Diana Prince karena berasal dari luar Amerika. Ketika pihak studio mengumumkan hasil audisi, dia cukup kecewa.

"Aku yakin kami berbeda pilihan. Kemudian aku mulai memperhatikan dia (Gal Gadot), melihat dan mengamati, dan aku terkejut. Jujur, aku rasa mereka (tim audisi) telah bekerja lebih baik dari yang mungkin kulakukan, karena aku tak yakin bisa menemukan dia. Aku tak yakin akan mencari di negara-negara lain dan mungkin hanya akan mencari gadis Amerika. Fakta bahwa mereka menemukan dan memilih Gal, adalah hadiah langka untukku," kata Jenkins kepada majalah Playboy.

Gal pertama kali tampil sebagai Wonder Woman di film Batman v Superman: Dawn of Justice (2016) besutan Zack Snyder. Perannya cukup minor. Dia tampil sebagai tokoh utama dalam film Wonder Woman arahan Jenkins.

"Dia memiliki kualitas yang sama dengan Wonder Woman. Serius. Itu adalah salah satu hal langka. Kalian butuh seseorang yang dapat tampil sebagai Wonder Woman di layar. Itulah yang kau cari, seseorang yang dapat menampilkan semua ciri-ciri tersebut di dalam layar," imbuh Jenkins.

Wonder Woman adalah film panjang kedua Jenkins sebagai sutradara setelah Monster (2003). Film ini bercerita tentang Diana Prince (Gal Gadot) yang bertemu agen rahasia Amerika Steve Trevor (Chris Pine) di perairan Themyscira, tempatnya tinggal. Steve bercerita soal perang dunia di Eropa dan Diana tergerak pergi untuk mengakhirinya.
 
Film hasil kerjasama DC dan sejumlah rumah produksi ini sudah ditayangkan di Indonesia sejak Rabu 31 Mei 2017.


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

5 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA