5 Fakta Menarik Aruna dan Lidahnya

Cecylia Rura    •    02 Oktober 2018 19:28 WIB
trivia filmFilm Aruna dan Lidahnya
5 Fakta Menarik Aruna dan Lidahnya
Aruna dan Lidahnya (Foto: dok. palarifilms)

Jakarta: Kisah adaptasi lepas dari novel Laksmi Pamuntjak seperti memberi angin segar dalam daftar film bioskop Indonesia. Aruna (Dian Sastrowardoyo) di sela waktu kerjanya sebagai ahli unggas membawa penonton ikut merasakan bagaimana nikmatnya kuliner nusantara.

Bersama chef Bono (Nicholas Saputra) dan si kritikus menu makanan Nad (Hannah Al Rashid) mereka melakukan perjalanan dari Surabaya, Pamekasan (Madura), Pontianak dan Singkawang untuk mencicipi beberapa hidangan makanan menarik, salah satunya mie kepiting. Nah, ada juga Farish (Oka Antara) mantan rekan kerja Aruna sekaligus orang yang pernah ditaksi Aruna dulu.

Di balik kisah mereka berempat dalam mencicipi hidangan nusantara, ada lima fakta menarik seputar Aruna dan Lidahnya.

1. Aruna dan mimpinya

Dalam film, Aruna mengalami dua mimpi berbeda. Pertama, ketika dia membuka kulkas dan mencicipi perasan jeruk nipis. Kedua, ketika Aruna meminum air pantai.

Setelah kedua mimpi itu, Aruna mengalami kesialan terutama soal hubungannya dengan Farish. Apakah ini penyebab lidah Aruna tidak berfungsi dengan baik saat melakukan perjalanan?

2. Aruna dan catur

Ada satu adegan di mana Dian Sastrowardoyo menceritakan kisah nyata yang pernah dialaminya lewat peran Aruna. Saat di Singkawang, Aruna dan Farish mencicipi Choi Pan. Obrolan mereka mengalir dan masih seputar makanan. Aruna menyelipkan kisah lucu bahwa dia pernah makan catur ketika masih kecil.

Pengalaman makan catur rupanya pernah benar-benar terjadi di kehidupan nyata Dian Sastrowardoyo. Oleh sebab itu, adegan ini tampak natural ketika dibawakan Dian.

3. Misteri Pak Musa

Pak Musa adalah pasien rumah sakit dan sempat masuk dalam bingkai adegan bersama Aruna dan Farish. Uniknya saat Bono dan Nad tersesat di Pelabuhan Surabaya, mereka bertemu sosok yang mirip dengan Pak Musa dan mengajak mereka masuk ke kapal kelab dangdut.

Di kapal itu, Pak Musa tampak berdansa dengan sosok perempuan yang mirip dengan istri Pak Musa di foto yang pernah ditunjukkan pada Aruna dan Farish. Tidak lama setelah itu, Pak Musa yang terbaring di rumah sakit dikabarkan meninggal dunia.

4. Ada pakar dan pecinta kuliner

Pada dasarnya Laksmi Pamuntjak mengangkat cerita kuliner dalam bukunya. Tentu, ketika dibawakan dalam bentuk visual tidak lengkap tanpa kehadiran cameo dari sesama pecinta kuliner.

Pada akhir tayangan, ada William Wongso dan Ade Putri mendengarkan Bono yang menjelaskan makanan yang dihidangkan.

Selain itu, Laksmi Pamuntjak dan beberapa orang dari dunia perkulineran turut masuk dalam bingkai layar ini.

5. Hubungan Nad dan Farish

Selain tentang kuliner nusantara, ada kisah menarik di antara persahabatan Aruna, Nad dan Bono serta keikutsertaan Farish. Mengangkat permasalahan hubungan orang dewasa dengan bumbu romansa, Nad dan Farish rupanya terlibat dalam situasi yang sama yakni mencintai di waktu yang salah.

Nad dan Farish bukan sahabat. Mereka berkenalan lewat Aruna saat dalam perjalanan. Dari sini, Nad dan Farish bisa saling mengerti dengan berbagi pengalaman yang sama.

Bedanya, Nad sudah menerima kalau dia berada di posisi itu. Sementara Farish berusaha menyembunyikannya. Nad membantu Farish untuk jujur pada dirinya sendiri. Dapat dikatakan hubungan seperti ini jarang ditampilkan dalam layar bioskop Indonesia.

Aruna dan Lidahnya sudah tayang di bioskop sejak 27 September 2018.

 


(ELG)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

4 days Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA