Sosok Minke Bumi Manusia di Mata Iqbaal Ramadhan

Purba Wirastama    •    25 Mei 2018 13:32 WIB
film bumi manusiaiqbaal ramadhan
Sosok Minke Bumi Manusia di Mata Iqbaal Ramadhan
Iqbaal Ramadhan (tengah) (Foto: Medcom/Purba)

Yogyakarta: Aktor muda Iqbaal Ramadhan, yang akan memerankan protagonis Minke di film adaptasi Bumi Manusia, baru membaca novel karya Pramoedya Ananta Toer ini pada akhir 2016 dalam rangka studi pre-college di Amerika Serikat. Sebelumnya, dia mengaku tidak punya ide mengenai Minke, Bumi Manusia, bahkan Pramoedya.

"Dengan kurikulum internasional, saya ambil pelajaran Bahasa Indonesia. Untuk ujian akhir pelajaran itu, saya harus baca dua buku sastra Indonesia. Ada banyak pilihan dari 15 penulis Indonesia. Salah satunya adalah Pramoedya Ananta Toer," kata Iqbaal dalam jumpa pers di Studio Alam Gamplong, Yogyakarta, Kamis malam, 24 Mei 2018.

"Saya memilih Bumi Manusia sebagai salah satu yang saya baca untuk ujian akhir. Saat itu, saya enggak punya ide siapa Pramoedya, apa itu Bumi Manusia. Mungkin teman-teman millenial juga bisa nyambung (dengan saya)," lanjutnya.

Setelah tugas itu, baru Iqbaal mengenal karakter dan kehidupan tokoh fiksional pelajar muda Jawa bernama Minke. Terlebih saat dia mendapat kepercayaan dari Hanung Bramantyo dan Falcon untuk memerankan tokoh pemuda ini di film adaptasi.

Bagi Iqbaal, Minke adalah peran menantang karena punya karakter yang sangat kuat dan punya signifikansi. Minke adalah sosok berani dan kharismatik, yang berusaha menjadi warga dunia global tetapi tidak melupakan akar dari mana dia berasal.

"Minke sosok yang berani melawan untuk haknya. Sedikit banyak, saya nyambung sekali dengan Minke. Saya sekolah di luar negeri dua tahun, saya berusaha menjadi warga negara Indonesia seutuhnya, membawa nama baik Indonesia di sana, tetapi bagaimana pun, saya juga berusaha mejadi warga global di suatu sekolah yang anak-anaknya dari 90 negara," tutur Iwbal.

"Begitu pula dengan Minke, seperti disebut Tante Ayu (Laksmi). Buat saya, apa yang baik dari yang saya pelajari di sana akan saya bawa untuk diri saya sendiri. Begitu pula dengan baik-baiknya dari Indonesia, itu akan saya bawa juga," lanjutnya.

Menurut Iqbaal, prinsip tentang global-lokal yang dibawa Minke masih penting dan relevan untuk generasi millenial seperti di Indonesia hingga saat ini. Lewat peran sebagai Minke di film Bumi Manusia garapan Hanung Bramantyo nanti, Iqbaal ingin menekankan prinsip tersebut.

"Sampai sekarang ini, kita terbawa arus globalisasi. Itu enggak masalah, justru bagus kita bisa adaptasi dengan budaya luar. Namun yang jadi masalah, jangan sampai terbawa arus globalisasi, tetapi lupa dengan akar kita sebagai orang Indonesia (...). Mau segaul apapun lo, mau terbawa arus globalisasi dan sekolah di manapun, jangan lupa bahwa Indonesia inilah tanah air dan yang harus lo bawa ke mana pun," tukasnya.

Film Bumi Manusia digarap oleh rumah produksi Hanung, Dapur Film, untuk Falcon Pictures dengan produser Frederica. Salman Aristo menjadi penulis naskah. Selain Iqbaal, pemain lain yang akan terlibat yaitu Sha Ine Febriyanti, Ayu Laksmi, Donny Damara, dan Mawar Eva de Jongh.

Naskahnya masih dalam tahap finalisasi di draf ketujuh. Proses syuting dijadwalkan untuk akhir Juli hingga Agustus 2018 dan sebagian besar set dibangun di Studio Gamplong Yogyakarta.


(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

2 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA