Berperan dalam Pemburu di Manchester Biru, Ada Mimpi Adipati Dolken yang Terwujud

Cecylia Rura    •    11 Mei 2018 23:54 WIB
film indonesia
Berperan dalam Pemburu di Manchester Biru, Ada Mimpi Adipati Dolken yang Terwujud
Ganindra Bimo (kiri) dan Adipati Dolken (kanan) (Foto: Medcom.id/Cecylia Rura)

Jakarta: Aktor Adipati Dolken kembali didaulat sebagai aktor utama dalam film layar lebar. Berbeda dengan beberapa film remaja yang sempat dimainkan, Adipati kini bermain dalam film biografi jurnalis Indonesia Hanif Thamrin berjudul Pemburu di Manchester Biru.

Adipati berperan sebagai Hanif yang meniti karier sebagai jurnalis di Inggris, hingga akhirnya berhasil menembus klub bola bergengsi Manchester City dan melaporkan langsung kegiatan para pemain di lapangan hijau. Kendati tak benar-benar berperan sebagai pemain sepak bola, Adipati merasa cukup puas dengan porsinya sebagai aktor utama.

"Film ini mungkin berbeda daripada film-film saya sebelumnya dan ini tentang bola. Saya cinta sama bola juga. Saya cita-cita pernah jadi pemain bola," kata Adipati di kawasan Jakarta Selatan, Jumat 11 Mei 2018.

"Saya pernah ikut timnas waktu kecil. Hampir pelatnas, tapi di tahun itu sedikit susah ternyata. Saya bikin tim bola sendiri juga. Karena saya secinta itu sama bola. Dan buat saya ini jadi mimpi juga untuk bisa berada di film ini."

"Saya cita-cita jadi pemain bola, walaupun saya enggak bisa jadi pemain bola sekarang, tapi bisa ikut di film yang ngomong tentang bola," tegasnya.

Dalam film ini, Adipati beraduperan dengan aktor Ganindra Bimo yang berperan sebagai Pringga, sahabat Hanif. Tokoh Pringga sangat mengenal Hanif dari titik nol usahanya hingga bisa menembus Manchester City. Berbeda dengan problematika Hanif soal karier, Pringga berkutat soal asmara dan perempuan. Mereka pun bersinergi bertukar pendapat.

"Saya berperan sebagai Pringga, sahabatnya Hanif. Bisa dibilang ini lebih ke arah anti teorinya Hanif. Ketika Hanif orang yang bekerja struggling, orang yang tidak pernah membatasi mimpinya sampai akhirnya bisa mencapai mimpinya. Sedangkan Pringga ini adalah anak muda yang udah lama tinggal di Inggris, tinggal di Inggris duluan, anak orang kaya, bahkan hidupnya jauh dari kata struggling," jelas Ganindra di kesempatan yang sama.

"Dia punya problem sendiri, yaitu faktor wanita. Di situ dia juga akan berguru banyak sama Hanif. Satu lain hal juga, Pringga tahu betul perjalanan Hanif dimulai dari titik nol sampai akhirnya sukses sampai sekarang."

Dalam mendalami tokoh Pringga, Ganindra memang belum bertemu langsung. Namun, penggalian karakter dilakukan melalui diskusi bersama Hanif. Untuk pengembangan karakter Ganindra berdiskusi dengan sutradara Rako. Hal ini dilakukan tentu dengan dalih agar hasil film tidak bergeser jauh dari cerita asli.

Perlu diketahui, hanya Adipati dan Ganindra pemeran asli Indonesia dalam film ini. Sementara aktor sisanya akan mengambil aktor dari Inggris.

Film Pemburu di Manchester Biru merupakan produksi Oreima Films yang didukung oleh Traveloka dan Jiwa Sraya. Reza Hidayat berperan sebagai produser bersama dengan penulis cerita asli Hanif Thamrin.

90 persen proses syuting film dilakukan di Inggris pada Mei hingga Juli tahun ini. 

Film Pemburu di Manchester Biru dijadwalkan tayang pada Desember 2018.

 




(ASA)