Perusahaan Michael Bay Berhenti Garap Film Horor Daur Ulang

Purba Wirastama    •    11 April 2018 17:36 WIB
film asing
Perusahaan Michael Bay Berhenti Garap Film Horor Daur Ulang
Friday the 13th (paramount-platinum dunes)

California: Platinum Dunes, perusahaan produksi film bentukan Michael Bay, Brad Fuller, dan Andrew Form, terkenal dengan film-film horor daur ulang sejak 2003. Namun kini, tepat setelah A Quiet Place dirilis, mereka menyatakan tidak akan lagi membuat ulang film-film horor klasik.  

"Sudah cukup kami mengerjakan daur ulang. Kami telah selesai mengerjakan semua film horor (daur ulang) kami. Kami tidak akan melakukan itu lagi," kata Fuller kepada CinePop, dilansir dari Comicbook.

Platinum Dunes didirikan pada 2001 dan telah membuat 17 film rilis hingga kini, termasuk film horor asli A Quiet Place garapan John Krasinski. Kebanyakan adalah daur ulang film-film horor klasik populer, seperti The Texas Chainsaw Massacre, Friday the 13th, A Nightmare on Elm Street, dan Amityville Horror.

Tak semua film sukses. Ada yang gagal, ada pula yang sukses komersial sekaligus mendapat ulasan positif. Namun film terakhir yang merupakan naskah asli, A Quiet Place, disambut dengan hangat di dunia. Film horor ini mendapat konsensus skor positif dari para kritikus dan juga termasuk film laris pada akhir pekan terakhir. Barangkali, kesuksesan ini membuka jalan baru bagi mereka.

"Bagi kami, sebagai perusahaan, kami selalu mencari materi asli. Ide menemukan sesuatu yang asli itu penting bagi kami. Kami telah membuat sebuah film di mana ada dua sampai tiga menit dialog dengan suara penuh dari karakter, dan rasanya para penonton benar-benar merespons racikan tersebut," ujar Fuller.

Proyek Platinum Dunes terdekat adalah The First Purge dan Dora the Explorer. The First Purge adalah film keempat dalam waralaba The Purge yang dimulai sejak 2013. Sementara, Dora the Explorer adalah adaptasi kisah Dora dalam versi live-action garapan James Bobin.



 


(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

1 week Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA