Usai Battle of Surabaya, AMIKOM Siapkan Film Animasi Aji Saka

Elang Riki Yanuar    •    27 September 2016 20:01 WIB
film indonesia
Usai Battle of Surabaya, AMIKOM Siapkan Film Animasi Aji Saka
Battle of Surabaya (Foto: twitter)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah sukses dengan film Battle of Surabaya, STMIK AMIKOM Yogyakarta menyiapkan film animasi berjudul Aji Saka. Sama seperti Battle of Surabaya, film Aji Saka terinspirasi dari cerita yang familiar di Indonesia.

Jika Battle of Surabaya terinspirasi dari pertempuran 10 November di Surabaya, Aji Saka bercerita tentang awal mula ditemukannya Tanah Jawa.

"Aji Saka bercerita tentang pahlawannya babad Tanah Jawa. Jadi bagaimana legenda Jawa zaman dulu. Bagaimana Pulau Jawa pertama kali ditemukan. Tapi kita lebih mengangkat Yogyakarta. Sebelumnya kan Surabaya," kata Head of Public Relation Amikom, Erik Hadi Saputra S.Kom, M.Eng saat berkunjung ke kantor Metro TV di Kedoya, Jakarta, Selasa (27/9/2016).

Menurut Erik, pihaknya sengaja mengangkat kisah nyata atau legenda yang ada di Indonesia ke dalam film animasi. Baginya, film animasi merupakan cara ampuh untuk mengenalkan budaya Indonesia ke dunia internasional seperti yang sudah dilakukan Battle of Surabaya.  

"Kita ingin membangun branding sekaligus kultur. Makanya film kita bertema tentang Surabaya, Yogyakarta dan tempat lainnya. Kita ingin tunjukkan Indonesia itu kaya akan cerita dan budaya. Itu yang kita ingin angkat ke dunia internasional.

Namun, Erik belum mau banyak menjelaskan perihal tim yang terlibat atau artis yang akan mengisi suara di film Aji Saka. Dia hanya menyebut jika film Aji Saka akan dibuat dalam format 3D, berbeda dengan Battle of Surabaya yang berformat 2D.

Battle of Surabaya Incar Pasar Dunia

"Aji Saka kita pakai 3D. Kita buatnya yang memang investasinya lebih lama. Tapi sudah masuk tahun ketiga. Kita berharap tahun ini sudah bisa selesai. Sebenarnya sebelum buat Battle of Surabaya kita sudah terlebih dulu buat Aji Saka," terangnya.

Mengikuti Battle of Surabaya, Aji Saka juga rencananya dibawa ke sejumlah festival internasional.

"Aji Saka itu judul untuk Indonesia, tapi kalau untuk judul internasional kita belum tentukan. Aji Saka belum boleh kita publish," ujarnya.


 


(ELG)

Senandung Senja Yon Koeswoyo

Senandung Senja Yon Koeswoyo

1 month Ago

Tubuh pria tua itu hanya bersandar di sebuah sofa berwarna cokelat. Seorang kawan di dekatnya m…

BERITA LAINNYA