Film Marlina Diputar di Festival Toronto

Purba Wirastama    •    20 Agustus 2017 17:57 WIB
film indonesia
Film Marlina Diputar di Festival Toronto
(Foto: Cinesurya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Film Marlina the Murderer in Four Acts  garapan Mouly Surya akan diputar di Toronto International Film Festival (TIFF) dalam program Contemporary World Cinema pada pekan kedua bulan September 2017. Film akan diputar bersama 47 film lain dari total 43 negara.

“Setiap film yang masuk ke program Contemporary World Cinema menawarkan cerita baru dari belahan dunia lain melalui perspektif sutradara yang berasal dari budaya tersebut. Secara keseluruhan, 48 film ini mengajak kita untuk memperluas dan memperdalam pandangan kita terhadap dunia," kata Cameron Bailey, Direktur Artistik TIFF dalam keterangan resmi.

Marlina  bercerita tentang Marlina (Marsha Timothy), seorang janda muda yang tinggal di suatu bukit Sumba. Suatu ketika dia diserang oleh kawanan perampok yang mengancam nyawa, harta, dan kehormatan Marlina di depan jenazah sang suami yang baru saja dimumikan. Untuk membela diri, dia membunuh sejumlah anggota geng.

Esoknya, dalam sebuah perjalanan mencari keadilan dan penebusan, Marlina membawa kepala bos perampok, Markus (Egi Fedly), yang telah dipenggal. Dia juga bertemu Novi (Dea Panendra), yang menunggu kelahiran bayinya, serta Franz (Yoga Pratama) yang ingin kepala Markus kembali. Arwah Markus yang tak berkepala juga menguntit Marlina.

Marlina  menjadi film panjang ketiga Mouly sebagai sutradara, setelah Fiksi. (2008) dan Tidak Bicara Cinta (2013). Menurut Mouly, film Marlina  punya kisah yang universal lintas kultur.

"Cerita Marlina  yang sangat universal, membuat saya yakin kalau film ini bakalan diminati oleh penonton. Karena semua yang kita lakukan sekarang memang berjuang untuk bertahan hidup atau demi mendapat kehidupan yang lebih baik lagi, sama seperti Marlina dalam film ini,” ujar Mouly dalam keterangan resmi pihak Cinesurya.

Film ini merupakan hasil kolaborasi antara Cinesurya dan Kaninga Pictures beserta rekan dari sejumlah negara. Ada Sasha & Co Production (Prancis), Astro Shaw (Malaysia), HOOQ Originals (Singapura), dan Purin Pictures (Thailand). Naskah digarap oleh Mouly dan Rama Adi berdasar ide cerita dari Garin Nugroho.

Pada akhir Mei 2017 lalu, Marlina telah ditayangkan perdana di Festival Film Cannes dalam program Directors' Fortnight. Sementara untuk Indonesia, film akan ditayangkan di bioskop pada penghujung tahun ini.

Selain Marlina, film The Seen and Unseen  atau Sekala Niskala  garapan Kamila Andini juga akan diputar di TIFF dalam program kompetisi Platform.




(DEV)

Cinta 99% Dea Dalila

Cinta 99% Dea Dalila

1 week Ago

Di momen yang tepat dan didukung tekad yang kuat, Dea memberanikan diri. Dia resmi memutuskan k…

BERITA LAINNYA