James Cameron Cemas Film-film Marvel Menguasai Genre Sci-fi

Purba Wirastama    •    23 April 2018 10:50 WIB
film hollywood
James Cameron Cemas Film-film Marvel Menguasai Genre Sci-fi
Ilustrasi Marvel Cinamatic Universe (Foto: The Incredible Jake)

California: Sineas kawakan James Cameron termasuk yang berharap film Avengers: Infinity War adalah penanda bahwa waralaba Marvel Cinematic Universe akan segera berakhir. Dia mengaku sebagai salah satu penggemar film superhero Marvel, tetapi khawatir film-film tersebut akan menguasai genre sci-fi secara berlebihan.

Pendapat ini, seperti dilaporkan Indiewire, diungkap James saat dia mempromosikan serial dokumenter AMC Visionaries: James Cameron's Story of Science Fiction pada akhir pekan lalu.

"Aku berharap kita akan segera penat dengan Avengers," kata James.

"Bukan berarti aku tidak suka film-film itu. Hanya, ayolah kawan, ada kisah-kisah lain untuk diceritakan di samping para lelaki dengan nafsu berlebih tanpa keluarga yang menantang kematian selama dua jam sembari menghancurkan kota. Ini seperti, woi!" lanjutnya.

Fiksi ilmiah menjadi salah satu aliran film yang dikulik James sejak awal menapaki karier sebagai sineas. Setelah bekerja di pos-pos artistik dan efek visual untuk sejumlah film, dia menulis dan mengarahkan film sci-fi legendaris The Terminator (1984).

Dia juga membuat Aliens (1986) dan Avatar (2009) yang kemudian menjadi waralaba karena punya proyek turunan dan lanjutan. Kini James sedang menyiapkan proyek sekuel Avatar yang rencananya akan dirilis pada 2020.

Selain mengkritik film Marvel, sebelumnya James juga pernah melontarkan penilaian negatif tentang film superhero DC Wonder Woman, yang mana mendapat pujian dari banyak pihak. James bicara kepada The Guardian bahwa Wonder Woman justru adalah kemunduran bagi isu perempuan dan Hollywood.

"Semua ucapan selamat dan hiburan yang dilakukan Hollywood ke diri sendiri atas Wonder Woman telah begitu salah arah. Dia adalah ikon yang mengalami obyektifikasi dan ini hanyalah para lelaki Hollywood yang melakukan hal lama!" ujar James.

"Aku tidak bilang aku tidak suka filmnya, tetapi bagiku, itu adalah kemunduran. Sarah Connor (tokoh dalam film Terminator) bukanlah ikon kecantikan. Dia kuat, dia bermasalah, dia adalah ibu yang buruk, dan dia dihargai penonton atas keberanian yang murni. Bagiku, itu nyata (bedanya). Maksudku, setengah dari penonton adalah wanita," tukasnya.


 


(ASA)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

1 week Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA