Jumlah Layar Bioskop Indonesia Meningkat Pesat dalam Lima Tahun Terakhir

Purba Wirastama    •    19 Februari 2018 14:34 WIB
film bioskop
Jumlah Layar Bioskop Indonesia Meningkat Pesat dalam Lima Tahun Terakhir
Blitz (Foto: Putu)

Jakarta: Jumlah layar bioskop di Indonesia meningkat pesat dalam lima tahun terakhir. Hingga Desember 2017, sudah ada 263 gedung bioskop dari enam jaringan bisnis dengan total layar sebanyak 1.412.

Catatan ini dilaporkan oleh situs Katalog Film Indonesia (KFI) dalam artikel Kaleidoskop 2017. Menurut data KFI, jumlah layar pada akhir 2017 lebih banyak hingga 2,3 kali lipat dibanding pada penghujung 2012. Saat itu, ada 145 gedung bioskop dengan total 609 layar yang 90 persen dikuasai jaringan Grup 21. Sisanya dikuasai jaringan Blitzmegaplex (kini menjadi CGV).

Pada akhir 2017, porsi Grup 21 berkurang menjadi 63 persen karena bersaing dengan lima pemain baru dalam bisnis eksibisi film. Ada CGV (Graha Layar Prima Tbk.), Cinemaxx (Lippo Group), New Star Cineplex, Platinum Cineplex, dan Movimax, ditambah sejumlah bioskop independen.

Ekspansi Bisnis, CGV Cinemas Tambah 100 Layar di 2018

Kini Grup 21 memiliki 165 bioskop dengan 927 layar. Lalu CGV punya 37 bioskop dengan 247 layar dan Cinemaxx 27 bioskop dengan 138 layar. Ada catatan menarik mengenai Cinemaxx. Menurut KFI, Cinemaxx adalah pemain sejak 2014 yang menyisihkan jejaring bioskop Grup 21 di sejumlah mal milik Lippo, dengan cara tidak memperpanjang masa kontrak bangunan.

Selain tiga jejaring yang bercokol di kota-kota besar tersebut, ada jejaring New Star dengan sembilan bioskop dan 20 layar, Platinum dengan tujuh bioskop dan 28 layar, serta Movimax dengan dua bioskop dan enam layar. Selain itu, ada sebanyak 16 bioskop independen dengan total 46 layar.

Kebanyakan bioskop berada di Pulau Jawa, yaitu 183 bioskop dengan 988 layar atau sekitar 70 persen dari total layar. Paling banyak adalah DKI Jakarta dengan 54 bioskop, disusul Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, dan Jawa Tengah. Dari 99 kota dan 416 kabupaten di seluruh Indonesia, baru 58 kota dan 21 kabupaten yang memiliki bioskop.

Jejaring bioskop ini berencana menambah tempat dan layar lagi pada tahun ini. CGV misalnya, akan menambah hingga 100 layar sepanjang 2018. Dalam situsnya, Cinemaxx menargetkan akan memiliki 2.000 layar di 85 kota pada 2024.

 


(DEV)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

1 week Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA