Lima Bocoran Film Terbaru Ernest Prakasa

Purba Wirastama    •    10 Januari 2018 10:38 WIB
film indonesia
Lima Bocoran Film Terbaru Ernest Prakasa
Ernest Prakasa dalam jumpa pers film Susah Sinyal, September 2017 (Foto: Medcom.id/Purba Wirastama)

Jakarta: Setelah Susah Sinyal, penulis dan sutradara Ernest Prakasa masih punya dua proyek film lagi bersama Starvision Plus hingga 2019. Keduanya dijadwalkan rilis bulan Desember sama seperti tiga film Ernest sejak Ngenest.

"Jadi aku akan punya film pada Desember 2018 dan 2019. Rencana untuk 2020 belum dipikirkan, kejauhan. Biasanya kalau rencana kerja, paling enggak tahun ini dan tahun depan aku sudah tahu mau ngapain," kata Ernest di kawasan Menteng Jakarta, Selasa, 9 Januari 2018.

Ernest mengaku sudah punya ide cerita untuk kedua proyek. Pengembangan cerita untuk 2019 masih ditunda demi fokus ke 2018. Untuk film 2018, Ernest menyebut dia dan Starvision akan memberi informasi lebih lanjut pada Februari atau Maret, termasuk judul dan pemain.

Kendati demikian, Medcom.id memiliki sejumlah informasi awal tentang proyek ini. Berikut lima hal yang kami rangkum untuk Anda.
 

1. Masih Drama Komedi

Ernest telah menulis dan menyutradarai tiga film cerita panjang sejak 2015, yaitu Ngenest, Cek Toko Sebelah, dan Susah Sinyal. Semua digarap dengan pendekatan drama komedi. Film keempat pun masih akan dikerjakan dengan pendekatan drama komedi.

"Jadi yang 2018 drama komedi lagi walaupun belum bisa diumumkan," ujar Ernest.

"Untuk 2019, sejujurnya ini masih dalam tahap cita-cita, belum persiapan apa-apa. Tapi aku ingin action-comedy. Ide cerita sudah ada tapi aku belum mulai menggarap sama sekali karena masih fokus ke film yang mau disiapkan buat Desember 2018 ini.
 

2. Formula Baru

Sebelum membuat film, Ernest lebih dulu dikenal publik sebagai pelawak tunggal, yang juga menulis buku dan menjadi aktor. Dengan latar belakang ini, dia membuat film drama-komedi yang berhasil mendapat sambutan positif di pasar, terutama Cek Toko Sebelah.

Pria kelahiran 1982 ini mengakui bahwa dua film terakhirnya memiliki formula sama, yaitu tokoh utama sebagai pusat drama dengan bumbu tokoh pendukung pemberi unsur komedi. Untuk film keempat, Ernest hendak mencoba formula baru.

"Gue punya rencana mengubah formula. Gue pasti bikin drama dulu, komedi nanti dulu. Beban drama (Susah Sinyal) gue kasih ke aktor, Adinia Wirasti. Komedi dibebankan ke orang-orang di sekitarnya. Dalam film ini ada gue, Dodit, Aci, Arie. Nah, yang berikutnya, formula itu akan gue ubah," tutur Ernest.

Dalam formula baru, beban komedi dan drama akan dibagi berimbang baik bagi aktor utama maupun pendukung. Ini demi mengantisipasi kebosanan. Aktor utama yang biasanya bermain drama serius diberi beban komedi.

"Mungkin itu perbedaan utama yang nanti akan cukup signifikan karena menurut gue perlu ada penyegaran. Kalau selama ini pemeran utama lebih banyak beban di drama, mungkin nanti akan lebih berimbang. Komedi akan terbebani untuk eksekusi drama juga biar terasa bedanya," ungkapnya.
 

3. Banyak Aktor Baru, Sedikit Aktor Lama

Dari tiga film Ernest, ada sejumlah aktor yang bermain lebih dari satu film, terutama aktor dengan latar belakang pelawak tunggal. Sebut saja Dodit Mulyanto, Aci Resti, Arie Kriting, dan Ge Pamungkas. Ada pula Chew Kin Wah, Asri Welas, serta Adinia Wirasti.

Untuk film terbaru, Ernest ingin melibatkan lebih banyak aktor baru. Aktor lama yang terlibat akan lebih sedikit.

"Inginya sih, kalaupun sama, sedikit saja karena sudah mengulang. Masak tiga kali? Nanti orang bosan walaupun dari Cek Toko Sebelah ke Susah Sinyal, pemain sama karakternya beda, tetap saja orang melihat muka familiar," ungkap Ernest.

"Kalau sampai diulang tiga kali kayaknya berlebihan. Kalaupun ada pemain berulang, mungkin hanya akan sedikit sekali," imbuhnya.
 

4. Adinia Wirasti Sangat Mungkin Masih Terlibat

Asti, panggilan karib Adinia Wirasti, telah bermain di dua film arahan Ernest. Dalam Susah Sinyal, dia menjadi aktor utama. Sebelumnya dalam Cek Toko Sebelah, dia menjadi aktor pendukung dan mendapat pengakuan sebagai salah satu unggulan Piala Citra 2017.

Dalam film berikutnya, Asti kemungkinan besar masih akan terlibat. Aktor kelahiran 1987 ini bisa menjadi satu dari sedikit aktor lama yang dimaksud Ernest.

"Hmm belum bisa gue sebut," jawab Ernest setengah tertawa saat seorang jurnalis bertanya apakah Asti akan ikut bermain. Jurnalis lain menyeletuk bahwa itu sangat mungkin.

"Dia curang, sudah tahu bocorannya," sahut Ernest lagi.

Sebelum ini, Ernest pernah mengaku kagum akan kemampuan akting Asti.

"Gue merasa, di Cek Toko Sebelah, (Asti) jadi Mbak Ayu dengan ruang gerak yang sangat terbatas, tapi dia membawa (karakter) dengan luar biasa baik. Gue ingin memberikan ruang gerak yang lebih besar lagi buat dia (lewat Susah Sinyal)," ujar Ernest di Jakarta, awal September 2017.


Alasan Ernest Prakasa Libatkan Adinia Wirasti di Film Terbaru
 

5. Meira Anastasia Kembali Ikut Menulis Naskah

Meira Anastasia, istri Ernest terlibat penuh sebagai penulis naskah bersama Ernest untuk Susah Sinyal. Sebelumnya dia sebatas memberi masukan cerita. Untuk film 2018, Ernest memastikan Meira akan tetap terlibat menulis naskah.

"Setelah Susah Sinyal, gue akan sulit untuk tidak menulis sama dia lagi. Ke depan, semua film kayaknya akan gue kerjakan dengan dia semua. Setelah kerja bareng di Susah Sinyal, kami bisa saling melengkapi. Tentu jauh dari sempurna karena ini film ketiga sebagai sutradara, aku butuh jam kerja lebih," tutur Ernest.

"Kalau bicara skenario, aku merasa kami bisa produktif karena saling melengkapi. Aku kuat di komedi, dia sangat drama. Jadi bisa berkolaborasi dengan apik. Kami sudah 15 tahun bersama, jadi sudah klop pola pikir. Jadi aku merasa nyaman kerja bareng," tukasnya.




(ASA)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

4 days Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA