Menunggu Pagi, Film Terbaru Teddy Soeriatmadja Berlatar DWP

Purba Wirastama    •    14 Agustus 2018 16:30 WIB
Film Menunggu Pagi
Menunggu Pagi, Film Terbaru Teddy Soeriatmadja Berlatar DWP
Aurelie Moeremans dan Arya Saloka dalam teaser Menunggu Pagi (ifi sinema)

Jakarta: Sutradara Teddy Soeriatmadja dan rumah produksi IFI Sinema mengerjakan film terbaru berjudul Menunggu Pagi. Ini adalah drama percintaan yang mengikuti beberapa tokoh sekaligus dalam satu malam di Jakarta berlatar festival musik Djakarta Warehouse Project (DWP).

"Satu malam, ada tiga cerita, ketiganya punya tujuan satu ke DWP. Tiga cerita menuju ke DWP," kata Teddy dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, 14 Agustus 2018.

Pemain yang terlibat antara lain Aurelie Moeremans, Arya Saloka, Mario Lawalata, Arya Vasco, Juan Bione alias Bio One, Ganindra Bimo, Putri Marino, Raka Hutchinson, serta Yayu Unru. Ini menjadi film kedua Arya Vasco setelah My Generation, serta film ketiga Putri Marino bersama Yayu Unru setelah Posesif dan Jelita Secuba.

Naskah ditulis langsung oleh Teddy dengan gagasan awal dari produser Adi Sumarjono. Menurut Teddy, Adi meminta Teddy membuat cerita tentang pesta musik dan anak-anak muda. Setelah dua bulan dikembangkan, jadilah naskah Menunggu Pagi.

DWP dipilih karena Teddy dan Adi merasa bahwa festival musik EDM ini paling ikonik dan salah satu yang terbesar di Asia.

"Saya juga suka ke DWP, Adi juga. Ide awalnya dari Adi untuk bikin (cerita) DWP. Gue pikir, festival yang mencerminkan energi, senang-senang, pesta, itu yang terbesar di Asia ya DWP. Jadi gue rasa itu ikonik. Kalau mau ambil pesta, ya pilih yang paling ikonik," tutur Teddy.

Lewat video teaser yang baru saja dirilis, penonton bisa melihat gaya visual khas festival musik EDM yang ditawarkan film. Menurut Teddy, mereka memang hendak menyajikan pengalaman berada di festival musik tersebut ke bioskop, baik secara visual maupun suara.

"Kami bikin (adegan) DWP yang isinya jutaan orang, DJ macam-macam, jadi kami benar-benar pikirkan – karena kami harus menganggap bahwa enggak semua orang ke DWP dan mereka harus merasakan DWP itu seperti apa. Itu yang kami pikirkan, gimana cara menghadirkan perasaan itu ke dalam bioskop," tutur Teddy.

"Waktu kami bikin di studio Dolby, itu jedang-jedung temboknya sampai 'Oh iya ini baru terasa kayak DWP. Jadi orang waktu melihat adegan DWP, enggak main-main, ini DWP beneran," lanjutnya.

Menunggu Pagi dijadwalkan rilis di bioskop pada akhir 2018.



 
(ELG)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

5 days Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA