10 Film Indonesia yang Dipromosikan di Festival Film Cannes

Antara    •    18 Mei 2017 20:48 WIB
festival film cannes
10 Film Indonesia yang Dipromosikan di Festival Film Cannes
Istirahatlah Kata-Kata dipromosikan di Cannes (Foto: youtube)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pavilion Indonesia di International Village Pantiero memromosikan sepuluh film dalam negeri di ajang Festival Film Cannes yang berlangsung 17 hingga 28 Mei 2017.

Menurut Deputi Bidang Pemasaran Badan Ekonomi Kreatif Joshua Puji Mulia Simanjuntak, Pavilion Indonesia antara lain mempromosikan film Critical Eleven karya Monti Tiwa dan Robert Ronny, Mother karya Riri Riza, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak karya Mouly Surya, dan Pantja-Sila: Cita-Cita & Realita garapan Tino Saroengallo dan Tyo Pakusadewo.

Selain itu ada Rudy Habibie karya Hanung Bramantyo, The Seen and Unseen yang disutradarai oleh Kamila Andini, serta film Yosep Anggi Noen, Istirahatlah Kata-Kata atau Solo, Solitude tentang aktivis dan penyair Wiji Thukul.

Ada juga film Danur : Saya Bisa Melihat Hantu karya Awi Suryadi dan Solo, Koala Kumal dari Raditya Dika, dan Cek Toko Sebelah dari Ernest Prakasa.

Film Marlina si Pembunuh dalam Empat  Babak karya Mouly Surya juga dipilih untuk mengikuti kompetisi di ajang Director Fortnight tahun ini.

Pemilihan film drama, komedi, horor dan sejarah itu, menurut Joshua, dilakukan berdasarkan rekomendasi dari Persatuan Penyelenggara Film Indonesia, Persatuan Industri Film Indonesia, Asosiasi Produser Film Indonesia, Asosiasi Produsen Film Gerak Indonesia, dan Asosiasi Perusahaan Film Indonesia .

Paviliun Indonesia International Village Pantiero No. 224 juga menggelar diskusi panel bersama dengan Screen International mengenai Lokasi Pemotretan dan Produksi di Indonesia.

Pembicaranya antara lain George Zakk, produser film XXX yang melakukan pengambilan gambar di Indonesia untuk film After the Dark (2013).

Selain itu ada diskusi bersama Variety membahas pembiayaan dan distribusi film, menampilkan Isabelle Glachant dari Asian Shadows (Hongkong), Dellawati Wijaya, Kepala Konten Hooq Indonesia, serta Meiske Taurisia, produser film Indonesia.

 


(ELG)

Radhini, Awal Menuju Jalan Panjang

Radhini, Awal Menuju Jalan Panjang

20 hours Ago

Perempuan 29 tahun itu mengawali debut karier sebagai penyanyi solo melalui singel Cinta Terbes…

BERITA LAINNYA