Disney Bidik Kepemilikan Studio 20th Century Fox

Purba Wirastama    •    03 Desember 2017 18:18 WIB
walt disney
Disney Bidik Kepemilikan Studio 20th Century Fox
(Foto: Gold Derby)

Los Angeles: Perusahaan media The Walt Disney dikabarkan kembali menaruh minat atas pembelian beberapa aset 21st Century Fox, termasuk studio atau rumah produksi 20th Century Fox (TCF). Korporasi media lain, Comcast, juga sedang membidik aset-aset yang sama.

Seperti dilaporkan New York Times, Disney sebelumnya telah melakukan pembicaraan dengan pihak Fox pada awal November. Diskusi ini diyakini tidak mencapai titik temu, hingga kini Disney kembali menunjukkan minat.

Aset-aset yang menjadi incaran adalah studio 20th Century Fox, grup tv kabel FX Networks dan National Geographic, 30 persen saham Fox di Hulu, serta jaringan siaran tv internasional seperti Star India dan 39 persen saham Sky.

Selain dengan Disney, Fox juga masih dalam tahap negosiasi dengan Comcast, grup media pemilik baru studio Time Warner dan DreamWorks Animation. Nilai aset gabungan yang hendak dijual  Fox dipredksi mencapai angka USD 48,5 miliar atau sekitar Rp 655,9 triliun. Mereka juga membuka diri terhadap calon pembeli potensial lain.

Fox, grup raksasa media yang dijalankan keluarrga Murdoch, disebut ingin merampingkan aset perusahaan dan fokus ke bisnis spesifik tertentu. Keputusan terkait penjualan aset akan diumumkan sebelum 2017 berakhir.

Jika pada akhirnya aset-aset ini terbeli Disney, salah satu keuntungan pihak Disney adalah memiliki kontrol lebih atas beberapa properti intelektual yang selama ini dimiliki oleh TCF.

Misalnya waralaba kisah X-Men  dan Fantastic Four, yang mana berasal dari komik Marvel. Dengan kehadiran kisah tersebut ke rumah Disney, waralaba Marvel Cinematic Universe berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut.

Dalam dua dekade terakhir, Disney melakukan ekspansi besar-besaran dalam bisnis konten hiburan. Pada 2006, Disney berhasil mengakuisisi studio animasi Pixar dengan nilai  USD 7,4 miliar. Pada 2009, Marvel Entertainment dibeli seharga USD 4 milyar. Pada 2012, giliran Lucasfilm diakuisisi dengan nilai USD 4,05 miliar.

 


(DEV)