Program Simulasi Bayi Membuat Remaja Tergiur Punya Anak

Sri Yanti Nainggolan    •    30 Agustus 2016 18:04 WIB
keluarga
Program Simulasi Bayi Membuat Remaja Tergiur Punya Anak
Program Simulasi Bayi Membuat Remaja Tergiur Punya Anak (Foto: AP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebuah studi Australia mengungkapkan bahwa sekolah yang memberlakukan program simulasi bayi, di mana siswanya menggunakan boneka untuk mengetahui bagaimana rasanya memiliki bayi, membuat siswa perempuan semakin ingin memiliki bayi.

Studi yang dipublikasikan dalam Lancet itu menunjukkan bahwa sekitar 36 persen dari mereka yang mengikuti program tersebut ingin memiliki bayi saat berusia 20 tahun bila dibandingkan mereka yang hanya mengikuti kurikulum dasar.

Studi ini meneliti lebih dari 2.800 remaja perempuan berusia 13-15 tahun di 57 sekolah di Australia dan memonitor mereka hingga berusia 20 tahun.

Sekitar 8 persen dari mereka yang mengikuti program tersebut telah melahirkan anak pertama pada usia sekitar 20-an, dibandingkan dengan 4 persen pada mereka yang tidak mengikuti. Sementara 9 persen perempuan dalam program tersebut telah melakukan aborsi dan 6 persen pada mereka dengan kurikulum dasar.

"Kami sangat terkejut. Satu sisi ini tak bekerja, namun di sisi lain justru sebaliknya," ujar pemimpin penelitian Sally Brinkman, profesor asisten di Telethon Kids Institute di University of Western Australia pada ABC News.

 


(ELG)