Film Bumi Manusia akan Gunakan Tiga Bahasa

Purba Wirastama    •    25 Mei 2018 16:35 WIB
film indonesiafilm bumi manusia
Film Bumi Manusia akan Gunakan Tiga Bahasa
Asisten sutradara Quirine (paling kanan) bersama sutradara Hanung Bramantyo (tengah) dan para pemain film adaptasi Bumi Manusia (medcom-purba wirastama)

Yogyakarta: Sutradara Hanung Bramantyo menyebut bahwa film adaptasi Bumi Manusia mungkin akan memakai tiga bahasa sekaligus dalam dialog. Aspek bahasa ini menjadi satu dari sekian upaya membuat film sedekat mungkin dengan materi novel asli karya Pramoedya Ananta Toer.

Selain soal bahasa, susunan pemain pendukung dan figuran juga akan didominasi sekitar 60% oleh aktor dan aktris asli Belanda. Mereka telah melakukan proses audisi di Belanda untuk mencari para pemain yang tepat.

Karena itu pula, Hanung melibatkan Quirine sebagai asisten sutradara keturunan Belanda untuk mengarahkan pemain ekstra  tersebut. Quirine adalah salah satu pemain pendukung di film Kartini (2017). Dia juga pernah terlibat di sejumlah film sejarah garapan Hanung untuk urusan riset kultur era kolonial.

"Mungkin ini film saya yang melibatkan pemain Belanda paling banyak. Orang Belanda beneran, bukan orang Belanda yang tinggal di sini atau Indo-Belanda," kata Hanung di Studio Alam Gamplong, Yogyakarta, Kamis, 24 Mei 2018.

"Film ini kemungkinan berbahasa Belanda. Dulu itu cuma ada bahasa Belanda, Melayu, dan Jawa. Enggak ada bahasa Inggris. Jadi, tak mungkin ada istilah 'C'mon, men'. Semua istilah pakai Jawa, Melayu, atau Belanda," sambungnya.

Sebagian besar syuting akan dikerjakan di Studio Gamplong seluas 2,5 hektare. Falcon Pictures membangun beberapa bangunan pokok satu banding satu berbahan batu bata untuk digunakan sebagai set khusus, seperti rumah Annelies dan Nyai Ontosoroh, rel kereta api dan trem, serta kampung pecinan dan Wonokromo. Desain produksi ditangani oleh Alan Sebastian.

"(Studio) ini hanya untuk beberapa bagian saja. Kami juga akan syuting di Semarang. Untuk lokasi-lokasi hutan jati, kami akan lakukan di luar. Sebagian besar (gambar) akan diambil di sini," ujar Hanung.

Bumi Manusia diadaptasi dari novel pertama berjudul sama dari tetralogi Pulau Buru karya Pramoedya Ananta Toer. Naskah adaptasi digarap Salman Aristo bersama tim Wahana Penulis. Hanung menjadi sutradara dengan produser Frederica di bawah bendera Falcon Pictures.

Iqbaal Ramadhan, Mawar Eva de Jongh, dan Sha Ine Febriyanti akan memerankan Minke, Annelies Mallema, dan Sanikem alias Nyai Ontosoroh. Lalu Donny Damara dan Ayu Laksmi menjadi pasangan orang tua Minke.

Rencananya, proses syuting dimulai pada akhir Juli 2018 dan berlangsung selama sekitar satu bulan. Belum ada jadwal rilis resminya.

 


(ELG)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

14 hours Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA