Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Brett Ratner 'Diusir' dari Proyek Film Rush Hour 4

Purba Wirastama    •    03 Juni 2018 19:49 WIB
selebritas
Dituduh Lakukan Pelecehan Seksual, Brett Ratner 'Diusir' dari Proyek Film Rush Hour 4
(Foto: The New York Times)

California: Setelah dituduh atas tindakan pelecehan seksual, sutradara Brett Ratner hendak kembali mendapatkan namanya di industri film Hollywood lewat proyek film laga Rush Hour 4. Namun, pihak Warner Bros dikabarkan tidak akan melibatkan Bret, seandainya film ini benar-benar akan dibuat.

Seperti dilaporkan The Hollywood Reporter, sejumlah sumber menyebut Brett sesumbar kepada rekan-rekannya, bahwa dia akan menyutradarai film keempat seri Rush Hour. Sumber internal Warner Bros juga menyebut jika nanti ada proyek film keempat, Brett tidak akan menyutradarai.

"Brett telah berjalan keliling kota, bercerita ke orang-orang, dia akan menyutradarai film Rush Hour karena itu satu-satunya cara dia untuk kembali masuk. Dia berusaha membuat kepercayaan bahwa dia mampu diperkerjakan. Melibatkan dia di sebuah film sama saja 'misi bunuh diri'," kata seorang sumber.

Namun pihak studio, baik Warner Bros maupun divisinya New Line Cinema masih belum menyatakan langsung kepada Brett tentang keputusan tersebut. Ada dugaan bahwa mereka rikuh, mengingat relasi sosial dan profesional dengan Brett yang telah terjalin sejak lama.

Sumber lain menyebut Brett, secara rutin satu sampai dua bulan sekali, menanyakan perkembangan proyek tersebut ke Warner Bros. Namun mereka tetap menjauhkan proyek ini dari Brett.

"Tak ada yang mau bilang ke Brett bahwa dia bukan sutradara film ini," ujar seorang sumber.

Tiga film Rush Hour terdahulu disutradarai Brett dan dibintangi Jackie Chan serta  Chris Tucker. Film pertama dirilis pada 1998 dan menuai sukses komersial. Lalu menyusul film kedua pada 2001 dan ketiga pada 2007. Pada 2014, versi serial televisinya dibuat untuk saluran CBS.

Proyek film keempat ditangani oleh produser Arthur Sarkissian, yang mendapat kebebasan untuk mencari sumber pendanaan lain. Kenya Barris sempat diajak untuk menulis naskah, tetapi dia hanya mau ikut jika tidak ada Brett. Arthur sendiri menyebut Brett tidak terlibat, tetapi enggan memastikan bahwa Brett tidak akan mungkin menyutradarai.

"Semua perhatianku adalah membuat film sebagus mungkin," tukas Arthur.

Sebelumnya, menurut laporan LA Times, enam perempuan, termasuk Olivia Munn dan Natasha Henstridge, mengklaim telah dilecehkan secara seksual oleh Brett. Tak lama, Brett menyatakan akan mundur dari segala kegiatan terkait Warner Bros. Namun dia menyangkal semua tuduhan tersebut.


(DEV)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

22 hours Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA