Film Marlina Segera Tayang di Bioskop Indonesia

Purba Wirastama    •    25 September 2017 18:23 WIB
film indonesia
Film Marlina Segera Tayang di Bioskop Indonesia
Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (Foto: dok. cinesurya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah berkeliling ke beberapa festival dunia, film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak garapan Mouly Surya akan dirilis di bioskop Indonesia pada 16 November 2017. Sebelumnya, Marlina tayang perdana dalam program Directors' Fortnight Cannes pada Mei lalu.

Menurut produser Rama Adi, film telah didaftarkan ke Lembaga Sensor Film dan tinggal menunggu proses administrasi. Film mendapat rujukan kategori 21+ tapi ada beberapa bagian yang harus dipotong.

"Kami merasa rujukan itu tidak mengganggu estetika film. Sebenarnya, dari sisi itu (sensor) sudah oke," kata Rama di CGV Grand Indonesia Jakarta, Senin (25/9/2017).

Dengan kategori tersebut, Rama juga mengaku tak masalah jika lingkup target penonton menjadi lebih kecil.

"Kami enggak pernah tahu soal pasar penonton. Sebenarnya ini kan masalah kepatutan. Nanti kita coba (lihat). Kalau bicara pasar (film), memang susah ditebak di Indonesia," ujar Rama.

"Sebenarnya penonton (umur) 21+ itu banyak lho," imbuhnya.

Marlina  bercerita tentang Marlina (Marsha Timothy), seorang janda muda yang tinggal di suatu bukit Sumba. Jenazah suami belum dimakamkan dan masih disemayamkan di rumah. Suatu ketika dia diserang oleh kawanan perampok. Untuk membela diri, dia membunuh sejumlah anggota geng.

Esoknya, dalam sebuah perjalanan mencari keadilan dan penebusan, Marlina membawa kepala bos perampok, Markus (Egi Fedly), yang telah dipenggal. Dia juga bertemu Novi (Dea Panendra), yang menunggu kelahiran bayinya, serta Franz (Yoga Pratama) yang ingin kepala Markus kembali. Arwah Markus yang tak berkepala juga menguntit Marlina.

Film ini merupakan hasil kolaborasi antara Cinesurya dan Kaninga Pictures beserta rekan dari sejumlah negara. Ada Sasha & Co Production (Prancis), Astro Shaw (Malaysia), HOOQ Originals (Singapura), dan Purin Pictures (Thailand). Naskah digarap oleh Mouly dan Rama Adi berdasar ide cerita dari Garin Nugroho.

Setelah tayang perdana di Cannes, Marlina telah mampir ke sedikitnya tiga festival di Selandia Baru, Melbourne, dan Toronto. Film juga telah lolos seleksi di empat festival lain di Vancouver, Sitges, Busan, dan Tokyo.

Peredaran di festival telah berhasil menarik minat sejumlah distributor internasional untuk memutar film di Eropa dan Amerika.




(DEV)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

1 day Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA