Dua Film Indonesia Tayang Akhir Pekan Ini

Purba Wirastama    •    24 Agustus 2017 19:09 WIB
film indonesia
Dua Film Indonesia Tayang Akhir Pekan Ini
Nyai Ahmad Dahlan dan The Real Parakang Warisan Berdarah

Metrotvnews.com, Jakarta: Dua film Indonesia terbaru telah ditayangkan di bioskop sejak Kamis 24 Agustus 2017. Ada biopik Nyai Ahmad Dahlan (SU) dari Iras Films dan film horor The Real Parakang: Warisan Berdarah (17+) dari Qia Film Mediatama.

Kedua film ini masih berbagi layar dengan tujuh film Indonesia lain. Ada Banda the Dark Forgotten Trail (Lifelike), Mars Met Venus Part Cowo (MNCP), 12:06 Rumah Kucing (BIC Pictures), Rafathar (RNR), A: Aku, Benci, dan Cinta (MD), The Underdogs (Starvision), dan Turah (fourcolours).

Nyai Ahmad Dahlan merupakan film adaptasi dari kisah hidup Siti Walidah atau biasa disebut Nyai Ahmad Dahlan, istri dari Kyai Haji Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah. Siti juga adalah salah satu tokoh pejuang emansipasi perempuan di Jawa pada awal abad ke-20. Negara memberi dia gelar pahlawan nasional pada 10 November 1971.

Menurut sinopsis resmi, film ini menyorot sisi perjuangan Siti Walidah dalam memperluas pikiran perempuan kaumnya. Pernikahan Siti dengan Ahmad Dahlan disebut telah membantu dia meraih mimpi untuk menjadi pintar dan berjuang melepas belenggu tradisi yang membatasi perempuan. Menurut Siti, perempuan punya peran sepadan dengan lelaki, tetapi tidak boleh melupakan fitrah sebagai perempuan

Naskah ditulis oleh Dyah Kalsitorini, yang juga menjadi produser bersama Widiyastuti di bawah bendera Iras Film. Penyutradaraan ditangani oleh Olla ata Adonara. Tika Bravani dan David Chalik berperan sebagai pasangan Siti Walidah dan Ahmad Dahlan. Aktor pendukung yang terlibat antara lain Cok Simbara, Della Puspita, Rara Nawangsih, Sisilia Suwandi, dan Egy Fedly.



The Real Parakang: Warisan Berdarah menceritakan pewarisan ilmu hitam parakang  yang tak terhindarkan dalam suatu keluarga di Makassar. Seorang perempuan (Rency Milano) tidak sadar bahwa suaminya (Donny Kesuma) memiliki ilmu hitam parakang yang meresahkan warga. Kendati ayah dia (Egy Fedly) telah menghabisi sang menantu, ilmu hitam telah diwariskan ke seorang anak.

Seorang wartawan (Helmalia Putri) mengajak rekannya (Husni Ramdan) menelusuri masalah tersebut. Mereka juga meminta bantuan dua saudara (Jerry Intveld, Rusiana Putri ) dari anak pewaris parakang.

Kisahnya diadaptasi dari novel berjudul Parakang (2016) karya Abu Hamzah. Naskah adaptasi ditulis oleh Nofran. Penyutradaraan ditangani oleh Ibnu Agha (Sarang Hantu Jakarta, Harim di Tanah Haram). Abu dan Ibnu sekaligus menjadi produser di bawah bendera Qia Film.



 


(ELG)

Menjaga Nyawa Clubeighties

Menjaga Nyawa Clubeighties

4 days Ago

Menjaga nyawa grup musik selama sembilan belas tahun bukan perkara mudah. Terlebih, dengan diti…

BERITA LAINNYA