Manajer Lokasi Serial Narcos Tewas Tertembak di Meksiko

Purba Wirastama    •    18 September 2017 11:03 WIB
peristiwa
Manajer Lokasi Serial Narcos Tewas Tertembak di Meksiko
(Foto: Comingsoon.net)

Metrotvnews.com, Los Angeles: Narcos  adalah serial drama kriminal Netflix tentang Pablo Escobar dan para gembong narkoba di Kolombia, yang telah melakukan berbagai tindak kejahatan serius dalam perang bisnis narkoba di Amerika. Serial ini akan punya musim keempat yang lokasi syutingnya berpindah ke Meksiko.

Namun insiden buruk terjadi sebelum produksi dimulai. Seperti dilaporkan The Guardian, seorang manajer lokasi untuk proyek ini menjadi korban pembunuhan ketika sedang mencari lokasi syuting di Meksiko. Carlos Munoz Portal, 37, ditemukan tewas dengan sejumlah luka tembak di dalam mobilnya yang terparkir di jalan kecil tanpa nama di kota Temascalapa, dekat perbatasan Hidalgo, pada Senin (11/9/2017).

Netflix telah mengonfirmasi kabar kematian ini dalam pernyataan resmi.

"Kami menyadari kematian Carlos Munox Portal, seorang manajer lokasi terhormat, dan kami turut berbelasungkawa. Fakta-fakta mengenai kematian masih belum diketahui dan pihak otoritas masih melanjutkan investigasi," tulis pihak Netflix.

Menurut seorang teman, Carlos berkendara ke sejumlah lokasi potensial untuk mengambil gambar pada hari Senin. Belum diketahui situasi di sekitar waktu kematian, tetapi beberapa jam kemudian dia ditemukan tak bernyawa.

Seorang teman lain menduga bahwa Carlos diikuti oleh sejumlah penduduk lokal. Sebelumnya dia melihat seseorang yang tak dikenal membawa kamera dan berkeliling di kawasan tersebut. Menurut dia, warga mungkin takut karena situasi kawasan tersebut sedang tidak kondusif.

"Mungkin mereka berpikir bahwa dia mengumpulkan informasi dan mereka pun mencari orang itu," katanya.  

Juru bicara kejaksaan agung Meksiko menyebut bahwa mereka tak punya saksi karena lokasi kejadian terpencil. Sementara, juru bicara kepolisian menyatakan bahwa mereka belum tahu kronologi kejadian.

"Kami tidak tahu apakah dia sedang di Hidalgo dan dari situ mereka mengikuti dia, atau dia berada di ibukota Meksiko dan mencoba kabur ke arah Hidalgo," kata jubir kepolisian.

Carlos telah bekerja untuk sejumlah proyek film sejak 2004, terutama sebagai manajer lokasi. Selain Narcos, proyek filmnya antara lain Fast & Furious, Sicario, Spectre, dan Apocalypto. Pasca kejadian ini, ada ketakutan bahwa sejumlah proyek film tidak jadi mengambil lokasi syuting di Meksiko.

Meksiko, menurut laporan NPR berdasarkan data International Institute for Strategic Studies Inggris, menjadi negara dengan angka pembunuhan tertinggi kedua di dunia pada 2016 setelah Suriah. Total ada sekitar 23 ribu korban pembunuhan karena sejumlah konflik, termasuk perang narkoba.

Pada bulan Mei 2017, dilansir dari The Guardian, angka pembunuhan di negara ini mencapai titik tertinggi sejak 1997 dengan total 2.186 korban pembunuhan. Menurut data pemerintah Meksiko, sudah ada 9.916 korban pembunuhan dalam lima bulan pertama tahun 2017. Jumlah ini meningkat 30 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya.


 


(DEV)