Ridley Scott Garap Sekuel Alien dan Blade Runner karena Star Trek

Purba Wirastama    •    03 Oktober 2017 17:16 WIB
film hollywood
Ridley Scott Garap Sekuel Alien dan Blade Runner karena Star Trek
Ridley Scott (wikimedia - gage skidmore)

Metrotvnews.com, Jakarta: Ridley Scott, produser dan sutradara Inggris kelahiran 1937, menyatakan Star Trek punya andil besar mengembangkan aliran fiksi ilmiah dalam film. Menurut Ridley, dilansir dari Screen Rant, kisah film Alien dan Blade Runner yang dulu dia garap dapat kembali lagi sebagai sekuel karena keberhasilan Star Trek memajukan film fiksi ilmiah.

Ridley menyutradarai film Alien (1979) untuk 20th Century Fox pada akhir era 1970-an. Film ini sukses secara komersial dan mendapat sejumlah penghargaan. Selain dilanjutkan sebagai film sekuel, kisahnya juga dikembangkan ke beberapa medium lain. Namun Ridley tidak terlibat lagi hingga proyek film Prometheus (2012) dan Alien: Covenant (2017).

Tak lama setelah rilis Alien pertama, Ridley juga mengerjakan film Blade Runner (1982) di bawah bendera Warner Bros. Kendati secara komersial tidak sesukses Alien, film ini mendapat ulasan positif sejumlah kritikus dan punya basis penggemar fanatik hingga kini.

Sekuel untuk film ini adalah Blade Runner 2049, yang baru akan dirilis pada akhir pekan ini di Indonesia. Harrison Ford kembali bermain sebagai aktor utama dan beradu akting dengan Ryan Gosing. Awalnya Ridley hendak jadi sutradara. Namun pada 2014, dilansir dari The Verge, dia membatalkan rencana tersebut dan hanya akan jadi produser eksekutif.

Jeda waktu Ridley untuk membuat sekuel terbilang cukup panjang. Belakangan dia mengaku bahwa dulu dia tidak punya minat untuk melanjutkan film-film tersebut.

"Kita berubah setiap saat. Saat itu aku tak punya minat sama sekali untuk membuat sekuel. Karena itu aku tak pernah membuat sekuel Alien hingga 20 tahun. Lalu aku berpikir bahwa sebaiknya aku kembali mengerjakan film itu," kata Ridley kepada Den of Geek, dikutip dari Screen Rant.

"Aku telah membuat dua film fiksi ilmiah, Alien dan Blade Runner, dan merasa itu sudah cukup. Segitu saja fiksi ilmiah dalam karierku. Tentu saja aku tak pernah menyadari bahwa dunia fiksi ilmiah bisa bangkit menjadi begitu besar lewat sekian film. Kita tidak bisa berterimakasih pada Star Wars karena itu. Kita bisa berterimakasih pada Star Trek. Film ini berkembang dan telah menjadi bentuk hiburan yang lain," lanjut dia.

Star Trek adalah waralaba yang diawali dengan serial televisi buatan Gene Roddenberry yang ditayangkan di kanal NBC AS pada 1966- 1969. Kisahnya dikembangkan ke beragam judul dan media hingga sekarang, termasuk film panjang bioskop. Adaptasi yang terakhir adalah serial televisi Star Trek: Discovery yang kini sedang ditayangkan di kanal CBS dan Netflix.

Sementara Ridley kini tengah menyiapkan sekuel lain untuk Prometheus dan Alien: Covenant. Dia juga sudah punya rencana untuk melanjutkan waralaba Blade Runner jika Blade Runner 2049 garapan sutradara Denis Villeneuve sukses.



 


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA