Pengabdi Setan Borong Tujuh Piala Citra 2017

Purba Wirastama    •    12 November 2017 03:01 WIB
ffi (festival film indonesia)film pengabdi setan
Pengabdi Setan Borong Tujuh Piala Citra 2017
Muhammad Adhiyat ditemani Endy Arfian dan Nasar Anuz usai menerima Piala Citra 2017 untuk kategori Pemain Anak Terbaik (Foto: MTVN/Purba)

Metrotvnews, Manado: Pengabdi Setan produksi Rapi Films dan CJ Entertainment borong tujuh Piala Citra atas kategori Pengarah Sinematografi, Pengarah Artistik, Pencipta Lagu Tema, Penata Musik, Penata Efek Visual, Penata Suara, dan Pemain Anak. Film diunggulkan di 13 kategori.
 
"Saya mewakili Bang Ical Tanjung yang tak bisa hadir karena syuting. Terima kasih. Film ini sangat luar biasa dari semua segi," kata produser Sunil Samtani kepada awak media usai mewakili Ical menerima piala Pengarah Sinematografi Terbaik.

Ical diunggulkan bersama Amalia TS (Galih & Ratna), Anggi Frisca (Night Bus), Faozan Rizal (Kartini), dan Batara Goempar (Posesif). Sebelumnya dia pernah meraih Piala Citra kategori serupa lewat film May (2008).

Pengarah artistik Allan Sebastian tak bisa berkata banyak. Ini adalah Piala Citra pertama dia.

"(Saya) sangat bangga enggak nyangka bisa dapet Piala Citra. Baru pertama, grogi banget," ujar Allan.

Allan Sebastian juga diunggulkan lewat Kartini. Lalu ada juga Benny Lauda (Filosofi Kopi 2: Ben & Jody) dan Vida Sylvia (Sweet 20).

Efek visual Pengabdi Setan ditangani oleh Heri Kuntoro dan Abby Eldipie yang bergabung sebagai Finalize Studios.

Mereka diunggulkan bersama Amrin Nugraha (Night Bus), tim Epix Studio, Postima, MAG (Rafathar), serta OrangeRoom CS (Gerbang Neraka). Kemudian juga bersama Dana dan Faranas Irmal (Fixit Works) lewat film Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Libanon dan The Doll 2.

Khikmawan Santosa dan Anhar Moha berbagi dua piala untuk penata musik terbaik lewat Pengabdi Setan. Sebelumnya Khikmawan telah diunggulkan dalam lima kali gelaran FFI dan menang di FFI 2009 lewat Ruma Maida (2009).

"Saya senang sekarang dengan atmosfer penonton film sekarang, sudah naik (jumlahnya)," ujar Khikmawan.

Penataan musik Pengabdi Setan diunggulkan bersama hasil karya tim Ivan Gojaya (Galih & Ratna), Macanderson  (Filosofi Kopi 2: Ben & Jody), Thoersi Argeswara (Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Libanon), dan Tya Subiakto (Mooncake Story).

Penataan suara Pengabdi Setan digawangi oleh Aghi Narottama, Tomy Merle, dan Bemby Gusti. Mereka telah beberapa kali bekerja dengan sutradara Joko Anwar untuk film seperti A Copy of My Mind dan Modus Anomali. Mereka diunggulkan bersama tim penata suara film Pasukan Garuda: I Leave My Heart in Libanon, Kartini, Cek Toko Sebelah, Critical Eleven, Night Bus.

"Alhamdulilah ini adalah apresiasi yang benar-benar, kami tak menyangka kerja keras kami dihargai. Terus terang, pembuatan film adalah sesuatu yang sangat dibanggakan, kami enjoy sekali bikinnya. Kami seperti satu keluarga besar yang membuat ini dengan senang hati," ujar Aghi.

The Spouse, grup duo di balik lagu soundtrack Kelam Malam, menyumbang satu piala untuk Pengabdi Setan. Mereka adalah pasangan suami istri Tony Merle dan Aimee Saras.

"Saya sebagai The Spouse enggak menyangka bakal seperti ini. Kami bikin ini enggak ada ekpektasi. Terima kasih sekali dan mari tetap mendengarkan karya-karya musik Indonesia," ungkap Aimee.

Mereka diunggulkan bersama Isyana Saraswati untuk Sekali Lagi (Critical Eleven), Melly Goeslaw untuk Dalam Kenangan (Surga yang Tak Dirindukan 2), serta Mada The Overtunes untuk Senyuman dan Harapan (Cek Toko Sebelah).

Terakhir adalah aktor anak pendatang baru Muhammad Adhyat yang berperan sebagai Ian di film Pengabdi Setan. Dia lebih unggul dibanding Aisha Nurra Datau (Iqro: Petualangan Meraih Bintang), Bima Azriel (Surat Kecil untuk Tuhan), Muhammad Iqbal (Stip dan Pensil), Muhammad Razi (Surau dan Silek), dan Neysa Chandra Melisenda (Kartini).

"Senang banget dapat piala, tapi ini berat banget pialanya," ujar Adhyat ringan.
 
"I love you," imbuhnya sembari memberi isyarat dengan tangan.

Malam Anugerah FFI 2017 berlangsung di Grand Kawanua Manado, Sulawesi Utara, pada Sabtu 11 November 2017. Acara disiarkan secara langsung di TVRI dan dua kanal televisi swasta dengan pembawa acara on-air Denny Chandra dan Kezia Warouw.

 


(ELG)

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

Danilla, Bayangan atas Sakratulmaut dan Merayakan Kegamangan Hidup

1 day Ago

Danilla merengkuh segala yang bisa dilakukan oleh seorang penyanyi pendatang baru. Mulai dari m…

BERITA LAINNYA