Kehidupan Muhammad Ali akan Diadaptasi dalam Pertunjukkan Musikal

Nia Deviyana    •    14 Agustus 2017 18:10 WIB
pentas drama musikal
Kehidupan Muhammad Ali akan Diadaptasi dalam Pertunjukkan Musikal
(Foto: The Independent)

Metrotvnews.com, Los Angeles: Kehidupan legenda tinju Muhammad Ali akan diadaptasi dalam pertunjukkan musikal. David Soneberg, produser yang menangani musikal Bat Out of Hell  yang memberi gagasan dibuatnya pertunjukkan ini.

"Kami tidak sabar untuk melakukannya. Kami belum tahu siapa yang akan bermain sebagai Muhammad Ali tetapi ini akan sangat hebat," ujar Soneberg kepada The Sun, dilansir dari The Independent.

Ali lahir dengan nama asli Cassius Marcellus Clay di Louisville, Kentucky pada 14 Januari 1962.

Saat masih anak-anak, Clay diperkenalkan dengan ring tinju oleh seorang polisi bernama Joe Martin, saat bocah 12 tahun itu melaporkan kehilangan sepeda miliknya. Kepada polisi, ia mengatakan ingin menghajar si pencuri.

Joe Martin yang juga pelatih petinju anak-anak menyarankan Clay untuk belajar tinju sebelum menantang seseorang berkelahi. Tak ada yang menyangka, insiden itu mengantarkan Clay sebagai legenda petinju dunia.

Setelah menjuarai pertandingan amatir, nama Clay mulai populer setelah terpilih masuk dalam tim AS untuk Olimpiade Roma tahun 1960. Ia berhasil meraih medali emas untuk kelas berat-ringan.

Pada Oktober 1960, ia bergelut di ring profesional di Louisville, dan menang enam ronde melawan Tunney Hunsaker.

Pada 1964, Clay berhasil menaklukkan Sonny Liston dan menggenggam gelar juara kelas berat dunia, setelah sebelumnya juga mengalahkan petinju Henry Cooper.

Kekalahan pertamanya saat ia melawan Joe Frazier di New York. Ia terpaksa harus menyerahkan gelarnya. Namun pada 1974,  ia merebut kembali gelar juara kelas berat setelah menumbangkan George Foreman di Kinsasha, Zaire pada ronde kedelapan.

Clay mengubah namanya menjadi Muhammad Ali setelah memutuskan memeluk Islam, dan mulai menyuarakan anti rasisme.

Dalam kariernya, Ali pernah mengalami di skors selama empat tahun karena menolak wajib militer pemerintah AS dalam perang Vietnam.

Muhammad Ali pensiun pada 1981. Ia meraih total 56 kemenangan dari 61 pertandingan.

Pada 1984, Ali didiagnosa menderita parkinson. Namun ia masih kerap tampil, bahkan ikut menyalakan obor pada Olimpiade musim panas di Atlanta pada 1996.

 


(DEV)

Cinta 99% Dea Dalila

Cinta 99% Dea Dalila

6 days Ago

Di momen yang tepat dan didukung tekad yang kuat, Dea memberanikan diri. Dia resmi memutuskan k…

BERITA LAINNYA