Film Marlina Akan Diputar di 18 Negara

Purba Wirastama    •    26 September 2017 08:51 WIB
film indonesia
Film Marlina Akan Diputar di 18 Negara
Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak (Foto: cinesurya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Film Marlina Si Pembunuh dalam Empat Babak  produksi Cinesurya telah mendapat jalur distribusi bioskop di sedikitnya 18 negara selain Indonesia. Akses didapat lewat sejumlah rekan produksi dan agen penjualan film yang ditemui di festival.

"Kalau bicara teritori, ada Amerika dan Kanada, lalu beberapa negara di Eropa. Daftar komplet akan ada di bulan Oktober ketika film diputar di Busan (Film Festival)," kata produser Rama Adi dalam jumpa pers di Grand Indonesia Jakarta, Senin (25/9/2017).

Ada empat rekan produksi dari negara lain yang sekaligus jadi distributor. Astro Shaw memegang distribusi untuk Malaysia dan Brunei serta beberapa negara Asia Tenggara, Sasha & Co untuk Prancis dan Beijing, serta Purin untuk Thailand. Lalu ada HOOQ Originals yang akan menayangkan film di kanal video on demand mereka.

Selain itu, ada empat agen yang membawa film ini ke beberapa negara. Asian Shadow, yang mengirim film ini ke Festival Film Busan, akan menangani distribusi untuk kawasan Asia. Northern Banner menangani kawasan Kanada. Sementara KimStim dan Icarus Films menangani kawasan Amerika Serikat.

Menurut Rama, film Marlina  memiliki muatan cerita yang universal dan dapat diterima penonton dari kultur berbeda. Contohnya, kata Rama, adalah ketika film diputar di sesi Directors' Fortnight Cannes 2017. Dalam sesi tanya jawab, banyak tanggapan datang dari kalangan perempuan yang sudah berumah tangga.

"Banyak yang merasa relate, walaupun di film ini (tokoh Marlina) hanya sebagai gambaran ekstrim saja."

"Ada yang bilang: perempuan harus begini begini. Kayak misal (film) Wonder Woman, (tokoh cewek) akhirnya kan dibantu cowok. Tapi di film (Marlina) ini, (tokoh cewek) enggak," ujar Rama.

Marlina diproduksi oleh Cinesurya bersama Kaninga Pictures, Astro Shaw, Sasha & Co, Purin, dan HOOQ Originals. Kolaborasi ini menghasilkan sokongan dana produksi sekitar EUR 600 ribu atau sekitar Rp 9,5 miliar.

Rama dan Fauzan Zidny menjadi produser. Mouly Surya menjadi sutradara sekaligus menulis naskah bersama Rama berdasar ide cerita Garin Nugroho. Aktor yang terlibat antara lain Marsha Timothy, Egy Fedly, Dea Panendra, dan Yoga Pratama.
 


(DEV)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

1 day Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA