Pidi Baiq Ingin Menyenangkan Semua Orang lewat Film Baracas

Elang Riki Yanuar    •    11 Maret 2017 11:11 WIB
film indonesia
Pidi Baiq Ingin Menyenangkan Semua Orang lewat Film Baracas
Pidi Baiq dan Ody Mulya (Foto: dok. pribadi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Penulis novel dan musisi, Pidi Baiq mengawali karier sebagai sutradara dengan membuat film Baracas (Barisan Anti Cinta Asmara). Seperti karya-karyanya yang lain, pria asal Bandung ini coba menampilkan film yang tidak biasa. 

Mengikuti gaya Pidi yang selalu nyeleneh dan lucu, film Baracas mengambil genre komedi. Namun, pendiri band The Panas Dalam ini menyebut gaya komedi film Baracas berbeda dari film lain. 

"Tidak perlu melawak untuk membuat orang ketawa. Lawakan itu harusnya dari konsepnya, bukan dari permukaannya, yang slapstick itu," kata Pidi Baiq dalam keterangan tertulisnya. 

"Saya merasa Baracas perlu untuk dijadikan film karena saya ingin Baracas menjadi alternatif lain untuk membuat orang tertawa, tidak harus dengan slapstick. Tapi bukan berarti slapstick itu buruk. Maksudnya kita kan perlu membuat sesuatu hal yang baru," jelasnya. 

Film Baracas dibintangi oleh Ringgo Agus Rahman, Tika Bravani, Ajun Perwira, Fico Fahriza, Budi Doremi, Cut Mini, Edi Brokoli. Pidi pun berharap film yang akan ditayangkan pada 23 Maret 2017 ini bisa menyenangkan banyak orang. 

"Penonton banyak dan tidak mengecewakan, itulah tugas saya. Mudah-mudahan ini film yang bisa menyenangkan setiap orang. Bukan hanya penontonnya, tapi juga produser. Karena, kalau penontonnya banyak, produsernya juga senang," canda Pidi.

Film Baracas bercerita tentang kota Bandung yang geger karena adanya pemuda yang terpaksa meninggalkan keluarga untuk bergabung dengan BARACAS. Mereka adalah kelompok yang dibentuk oleh seseorang bernama Agus untuk menjadi tempat bergabungnya kaum lelaki yang dikecewakan wanita. 



(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

5 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA