Aruna & Lidahnya Incar Tayang di Luar Negeri

Purba Wirastama    •    05 September 2018 09:32 WIB
Film Aruna dan Lidahnya
Aruna & Lidahnya Incar Tayang di Luar Negeri
Dari kiri ke kanan: Dian Sastro, Hannah Al Rashid dan Nicholas Saputra (Foto: Palari Films)

Jakarta: Produser Muhammad Zaidy menyebut bahwa film adaptasi Aruna & Lidahnya disiapkan tidak hanya untuk rilis di bioskop domestik, tetapi juga kawasan lain di luar Indonesia. Rencana ini hendak diwujudkan lewat kerja sama dengan salah satu rekan produksi mereka, CJ Entertainment.

"Namun memang itu peruntungan," kata Zaidy kepada Medcom.id, akhir Agustus lalu.

"Kami diuntungkan dengan rekan CJ Entertainment, yang juga akan menjadi agen penjualan kami di beberapa kawsan di luar Indonesia. Ini memang belum bisa dipastikan, tetapi kami akan berusaha supaya distribusi film ini lebih luas lagi di beberapa kawasan lain," lanjutnya.

Aruna & Lidahnya, yang diadaptasi dari novel berjudul sama karya Laksmi Pamuntjak, menjadi proyek film kedua Palari Films. Menurut Zaidy, film ini dipersiapkan jauh melebihi Posesif, film pertama mereka, mulai dari aspek produksi hingga promosi. Selain bersama bersama CJ, proyek ini ikut diperkuat oleh Go-Studio, Phoenix Films, dan Ideosource Entertainment. 

Terkait pasar domestik dan seberapa luas film ini ditonton, Zaidy menyebut itu bergantung atas banyak faktor seperti halnya film-film lain. Misalnya penjadwalan, konten, promosi, dan yang tak kalah penting: peruntungan. 

"Usaha kami lebih dari Posesif. Cara kami promosi juga diuntungkan dengan para pemeran dalam film. Kami punya empat aktor kaliber papan atas: Dian Sastro, Oka Antara, Hannah Al Rashid, dan Nicholas Saputra," tutur Zaidy. 

"Saya sangat yakin bahwa film ini menjadi sajian baru. Terlepas dari seberapa laku film ini atau seberapa kami bisa melampaui hasil penonton film Posesif, film ini tetap menjadi sajian yang cukup segar bagi masyarakat Indonesia. Kami berharap film ini bisa berkesan buat mereka," imbuh Zaidy. 

Terkait alokasi dana produksi dan promosi, setiap perusahaan film jelas punya strategi berbeda. Untuk Palari, dalam proyek Aruna & Lidahnya, anggaran produksi dibuat lebih besar dibanding promosi.

"60% dari total investasi adalah biaya produksi. 40% adalah biaya promosi," tukas Zaidy. 

Aruna & Lidahnya disutradarai Edwin dengan naskah adaptasi garapan Titien Wattimena. Zaidy menjadi produser bersama Meiske Taurisia, melanjutkan kolaborasi mereka dalam Posesif. Film ini akan dirilis di bioskop pada 27 September 2018. 
 


(ASA)