Shape of Water Raih Dua Penghargaan Bergengsi Oscar 2018

Purba Wirastama    •    05 Maret 2018 13:07 WIB
piala oscar 2018
Shape of Water Raih Dua Penghargaan Bergengsi Oscar 2018
The Shape of Water (Fox Searchlight Pictures)

California: Drama fantasi The Shape of Water garapan penulis-sutradara Guillermo del Toro meraih penghargaan bergengsi di Piala Oscar sebagai film terbaik. Lewat film ini, del Toro juga diganjar penghargaan sebagai sutradara terbaik.

Sebelum menerima piala dan berpidato, del Toro sempat mengecek sendiri isi amplop yang dibacakan. Setelah memastikan benar, dia menunjukkan teks dalam amplop ke para tamu dengan ekspresi gembira. Kelakar ini berkaitan dengan kesalahan pembacaan pemenang film terbaik dalam Piala Oscar tahun lalu.

"Steven Spielberg bilang, jika nanti kau ada di sana, jika kau ada di podium (Oscar), ingat bahwa kau adalah bagian dari suatu warisan sejarah. Bahwa kau adalah bagian dari dunia sineas dan banggalah dengan itu. Aku sangat, sangat bangga," kata del Toro dalam pidato kemenangan.

Del Toro menyatakan dia mempersembahkan penghargaan ini bagi setiap sineas muda di setiap negara di dunia.

"Sejak kecil aku terpikat dengan film, tumbuh di Meksiko, dan aku pikir ini mustahil terjadi. Ini terjadi, dan aku mau bilang: Setiap orang yang sedang membayangkan suatu perumpamaan, memakai genre fantasi untuk bercerita tentang hal-hal nyata yang terjadi di dunia sekarang, kalian bisa. Ini adalah sebuah pintu, tendang, buka, dan masuklah," lanjutnya.

Tak hanya itu, Shape of Water juga mengantarkan komponis Alexandre Desplat menang di kategori Original Score atau komposisi musik terbaik. Ini adalah Oscar kedua Desplat setelah The Grand Budapest Hotel (2015).

Lalu film ini juga telah menang dalam kategori Production Design atau desain produksi. Paul Denham Austerberry serta pengarah dekorasi set Shane Vieau dan Jefrrey Melvin berbagi piala ini.

The Shape of Water mendapat nominasi paling banyak, yaitu 13 dari total 18, dan menang empat di antaranya. Untuk kategori aktor, naskah, serta gambar dan suara, film ini tersisih. Namun, rupanya The Shape of Water lebih mencuri perhatian mayoritas anggota juri voting Oscar secara keseluruhan ketimbang secara parsial.

The Shape of Water bercerita tentang Elisa (Sally Hawkins), wanita tunawicara tanpa teman yang bekerja sebagai pekerja kebersihan di sebuah laboratorium rahasia milik pemerintah di Baltimore pada 1962. Hidupnya berubah saat dia menemukan salah satu rahasia lab, yaitu mahluk air misterius dari Amerika Selatan yang tinggal di dalam sebuah tangki air besar.

Elisa menjalin hubungan unik dan sadar nyawa makhluk ini terancam karena hendak dibunuh agen pemerintah. Dia pun mencari siasat untuk menyelamatkan makhluk air tersebut.

Dalam ajang Golden Globe, film ini juga paling banyak diunggulkan. Kemenangan diraih oleh del Toro sebagai sutradara dan Desplat sebagai komponis musik.

Bagi del Toro, ini merupakan dua Oscar pertama sekaligus. Pada 2007, film Meksiko garapan del Toro, Pan's Labyrinth, menjadi salah satu nomine Oscar untuk kategori Best Foreign Language Film.


(DEV)