Penggemar Fanatik Minta The Last Jedi Dihapus dari Katalog Star Wars

Purba Wirastama    •    20 Desember 2017 14:09 WIB
star wars
Penggemar Fanatik Minta The Last Jedi Dihapus dari Katalog Star Wars
Film Star Wars: The Last Jedi berkembang menjadi kontroversi di kalangan penggemar sejak dirilis akhir pekan lalu. (Foto: Tech Spot)

Los Angeles: Film Star Wars: The Last Jedi  berkembang menjadi kontroversi di kalangan penggemar sejak dirilis akhir pekan lalu. Sebuah petisi online dari pihak kontra telah dimulai pada 15 Desember 2017 dan didukung lebih dari 27 ribu tanda tangan.

Isinya adalah permintaan kepada pihak Walt Disney, perusahaan pemilik Lucasfilm untuk mencabut episode VIII tersebut dari katalog film seri Star Wars. Alasannya, dengan merilis The Last Jedi, Disney dianggap telah menghancurkan kisah Jedi dan Luke Skywalker yang mereka ikuti selama 30 tahun.

"Episode VIII adalah sebuah cemooh. Film ini benar-benar menghancurkan warisan Luke Skywalker dan Jedi. Film ini menghancurkan alasan utama kebanyakan dari kami, sebagai penggemar, menyukai Star Wars," tulis Henry Walsh, inisiator petisi asal Georgia, di laman Change.org

Menurut Henry, Star Wars  adalah kisah panjang tentang Jedi dan karakter Luke. Dia juga menyebut bahwa penggemar juga telah mengikuti kisahnya lewat lebih dari 260 novel.

"Ini bisa diperbaiki. Sama seperti kalian menghapus kisah 30 tahun, kami meminta kalian untuk menghapus satu lagi, The Last Jedi. Singkirkan ini dari katalog, tunda Episode IX, dan buat lagi Episode VIII dengan lebih baik untuk menebus warisan, integritas, serta karakter Luke Skywalker," lanjutnya.

Hingga artikel ini dimuat, dukungan terhadap petisi mencapai angka lebih dari 27.800 orang, dari target awal 35 ribu. Banyak alasan disebutkan. Namun sorotan utama petisi adalah soal kisah Luke (diperankan Mark Hamill), yang harus berakhir di episode VIII.

"Luke Skywalker layak mendapatkan yang lebih baik daripada akhir cerita yang keji ini," tulis Phillip Everett, salah satu penggemar dari Texas.

Sang sutradara, Rian Johnson, mengungkapkan alasan dia mengakhiri perjalanan Luke dalam wawancara dengan Entertainment Weekly. Menurut Rian, penting bagi film trilogi ketiga ini untuk fokus pada karakter baru. Trilogi ketiga akan ditutup dengan episode IX oleh sutradara JJ Abrams.

"Aku punya keraguan yang sangat besar. Aku ketakutan. Rasa takut tumbuh saat aku sadar bahwa cerita ini akan masuk akal saat masuk di babak itu," kata Rian.

"Aku pikir perjalanan heroik Luke Skywalker sudah ditutup di Return of the Jedi  (episode VI). Trilogi ini adalah perjalanan heroik Rey, Finn, dan Poe. Kisah Luke yang masih lanjut adalah bagian yang harus dimainkan tandem dengan Rey," imbuh Rian.

Situs rating film Metacritic dan Rotten Tomatoes mencatat kekecewaan penggemar dalam angka. Penonton The Last Jedi  terbagi dua hampir sama rata, antara yang menilai film ini bagus dan yang menilainya buruk.

Dalam wawacara dengan Business Insider, Rian menyebut dia kerap mendapat cemooh di media sosial terkait The Last Jedi. Sebagai penggemar Star Wars  sejak kecil, dia mengaku paham dinamika ini.

"Penggemar begitu semangat, kepedulian mereka begitu dalam. Mereka kadang bersikap peduli secara sangat kasar padaku di Twiter. Ini selalu menyakitkan. Aku tidak menjadikan ini masalah personal jika penggemar bereaksi negatif dan menghantamku di Twitter. Tak masalah. Ini jadi bagian dari pekerjaanku," tukas Rian.


(DEV)

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

Nyawa Lain Yon Koeswoyo

4 days Ago

Yon dan Koes Plus meninggalkan segudang warisan bagi generasi setelah mereka. Semasa jayanya, K…

BERITA LAINNYA