Dalami Peran Antagonis di Film, Cornelio Sunny Cari Sisi Baik dari Tokoh Jahat

Purba Wirastama    •    16 Maret 2018 08:00 WIB
Cornelio Sunny
Dalami Peran Antagonis di Film, Cornelio Sunny Cari Sisi Baik dari Tokoh Jahat
Adegan Kenapa Harus Bule? (Foto: dok. viu)

Jakarta: Cornelio Sunny menapaki tantangan peran baru sebagai bule Italia jahat dalam film Kenapa Harus Bule? garapan Andri Cung. Bagi Lio, tantangan terbesar di film ini bukan soal bahasa Italia, tetapi kedalaman mental sebagai orang jahat yang merasa diri benar.

"Tantangan terbesar saya justru mental," kata Lio usai press screening Kenapa Harus Bule? di Plaza Indonesia Jakarta, Kamis, 15 Maret 2018.

"Menurut saya, semua peran yang diperankan itu manusia. Manusia pasti merasa dirinya pahlawan, enggak mungkin jahat. Sebagai Gianfranco, saya enggak bisa berpikir bahwa Gianfranco itu jahat. Dia harus punya sisi benar versi dia. Mencari itu yang sulit. Untung, kami diskusi dengan Andri, akhirnya ketemu," lanjutnya.

Gianfranco adalah nama tokoh bule yang diperankan Lio. Pipin (Putri Ayudya), protagonis kita dari Jakarta, bertemu dengan Franco setelah pindah dan memulai kembali perburuan jodoh bule di Bali. Pipin merasa Franco tergila-gila padanya. Namun tak semua hal seindah permukaan.

"Secara obyektif, Gianfranco memang bastardo," ucap Lio.

"Saya menemukan Gianfranco sebenarnya adalah orang yang tidak aman dengan dirinya sendiri. Dia menutupi itu dengan menekan orang lain. Itu terjadi di dunia manapun. Orang Indonesia begitu, bule juga begitu," jelas Lio saat ditanya lebih lanjut.

Untuk menghidupkan karakter Franco, Lio mengaku persiapan yang dilakukan mencapai waktu setahun. Sebelum proses reading panjang selama empat bulan, dia pergi ke Italia untuk riset sebulan, belajar privat bahasa Italia dan gerak tubuhnya dalam enam bulan, dan selama itu pula menyiapkan bentuk fisik bule peselancar.

Ini kedua kali Lio bermain dalam film panjang Andri setelah The Sun, The Moon & The Hurricane (2014). Menurut Lio, Andri sempat mengancam proyek film tak berlanjut jika Lio menolak. Awalnya Lio memang ragu dengan peran ini karena perbedaan rasial.

"Gue khawatir orang-orang akan menolak itu. Andri langsung ultimatum, kalau gue enggak mau main, dia enggak mau syuting. Kami pernah punya riwayat film sebelumnya dan mungkin dia nyaman dengan cara gue bekerja dan lain-lain. Gue bilang: Oke Andri, kasih gue waktu, gue mau riset dulu," tukasnya.

Selain Lio dan Putri, sejumlah pemain yang terlibat antara lain Michael Kho, Natalius Chendana, Paul Agusta, dan Djenar Maesa Ayu.

Andri Cung menulis naskah dan menjadi sutradara. Nia Dinata menjadi produser bersama Kyo Hayanto di bawah label Kalyana Shira Films dan Good Sheep untuk Viu Indonesia.

Kenapa Harus Bule? akan dirilis terlebih dulu di bioskop pada Kamis, 22 Maret 2018.


(ELG)

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

Akhir Perjalanan Raja Festival Rock Log Zhelebour

1 week Ago

Log memastikan bahwa dalam waktu dekat, dia akan pensiun total dari bisnis pagelaran musik, ter…

BERITA LAINNYA