Sekuel Film Wiro Sableng Sudah Disiapkan

Purba Wirastama    •    03 Agustus 2017 18:02 WIB
film wiro sableng
Sekuel Film Wiro Sableng Sudah Disiapkan
Sheila Timothy (Foto: Metrotvnews/Purba)

Metrotvnews.com, Jakarta: Proyek film Wiro Sableng akan mulai syuting dalam waktu dekat dan telah direncanakan sebagai film pertama dalam waralaba. Produser Sheila 'Lala' Timothy menyebut bahwa mereka juga telah menyiapkan film sekuelnya.

"Kita di awal sudah bikin dunia fiksi untuk Wiro Sableng. Film pertama akan dirilis di 2018, tetapi kita juga menyiapkan sekuel ke depan," kata Lala dalam temu media Popcon Asia 2017 di kawasan Gelora Jakarta.

Wiro Sableng merupakan film adaptasi dari novel seri berjudul sama karya Bastian Tito. Produksi dilakukan oleh Lifelike Pictures dan Fox International Productions, dengan sutradara Angga Dwimas Sasongko dan bintang utama Vino G Bastian.

Kisah Wiro Sableng sebelumnya sudah pernah diadaptasi ke sejumlah film dan dua bagian serial televisi. Tony Hidayat, Ken Ken, dan Abhie Cancer secara berturut-turut menjadi aktor utama pemeran tokoh Wiro Sableng.

Novelnya sendiri berjumlah sekitar 185 buku dan diterbitkan sejak 1964 hingga era 1990-an. Bagi Lala, kisah yang luas dan panjang ini membutuhkan durasi pertunjukan yang lebih lama.

"Bukunya merupakan buku silat terpanjang dan terlama di Indonesia. Dari tahun 1964 sampai sekitar 1995, ada sekitar 185 buku dan ratusan karakter, ratusan jurus. Jadi kita enggak cukup bikin satu film. Kita akan buat sekuel juga," ujar Lala.

"Persiapan juga lumayan, tidak tanggung-tanggung. Karena dari segi penceritaan, ini bukan sekadar laga, tapi ada komedinya, dramanya. Jadi kompleksitas pembuatan film ini sangat tinggi. Belum lagi ditambah efek visual yang cukup membutuhkan (banyak) energi dan tenaga," imbuhnya.

Selain Vino, Marsha Timothy dan Sherina Munaf juga  terlibat sebagai aktor. Yayan Ruhihan (The Raid, Merantau) dan Chan Man-ching (Rush Hour, Hellboy II) bergabung sebagai pengarah koreografi laga. Tomas Jegeus dan Michael J. Werner menjadi produser eksekutif untuk Fox.

Tahap pengambilan gambar akan dimulai pada 21 Agustus 2017 dan direncanakan selesai pada November mendatang. Sebagian besar lokasi ada di Jawa Barat. Film dijadwalkan rilis pada akhir 2018.


 


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA