Jawaban Pihak World of Ghibli Indonesia soal Kesiapan Eksibisi

Purba Wirastama    •    10 Agustus 2017 15:07 WIB
studio ghibli
Jawaban Pihak World of Ghibli Indonesia soal Kesiapan Eksibisi
The World of Ghibli Jakarta (Foto: dok. The World of Ghibli Jakarta)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gelaran pameran seputar film-film animasi Studio Ghibli sedianya dibuka sejak hari ini, Kamis 10 Agustus 2017, pada pukul 10 pagi hingga 10 malam. Namun dini hari tadi, pihak panitia The World of Ghibli Jakarta (WGJ) merilis informasi bahwa pameran hari pertama hanya berlangsung selama dua jam pada siang hari. Instalasi juga belum lengkap sesuai pengumuman awal.

"Selamat malam. Besok kita akan buka untuk publik mulai dari jam 1 siang- 3 sore," tulis pihak panitia lewat pos di akun Instagram @theworldofghiblijkt.

Informasi ini mendapat respons kekecewaan sejumlah orang yang telah membeli tiket dan berniat datang pada hari pertama. Pasalnya, jadwal dan daftar konten pameran sudah diberikan beberapa pekan sebelumnya. Tiket juga sudah dijual lewat beberapa rekan acara terkait. Pihak WGJ juga pernah menyebut bahwa pengunjung butuh waktu sekitar tiga jam untuk dapat mengelilingi arena pameran seluas 7.200 meter persegi.

Pemilik akun @ohbiblle misalnya, menulis komentar bahwa dia telah menyiapkan transportasi dan akomodasi dari Yogyakarta ke Jakarta demi datang ke pameran pada hari pertama. Pemilik akun @nanarinne juga menyebut bahwa instalasi yang dipamerkan hari ini tidak sesuai dengan rencana semula.

Willawati, CEO Kaninga Pictures, rumah produksi penyelenggara acara, membenarkan soal instalasi yang belum lengkap ketika dihubungi Metrotvnews.com. Hal ini terjadi karena persoalan teknis, serta perbedaan persepsi soal pemasangan instalasi antara pihak Ghibli dengan pihak WGJ dari Indonesia.

"Mereka (tim eksibisi) didampingi satu-satu. Jadinya memang telat, agak lama. Semuanya (instalasi) ada, tetapi sekarang ini bertahap," kata Willa, Kamis 10 Agustus 2017.

"Bukan perizinan, tapi ini hal teknis saja. Karena mereka (pihak Studio Ghibli) mau detail, misalnya partisi menurut kita benar, tetapi menurut mereka itu mengganggu kenyamanan. (Materi instalasi) sudah ada semua. Tapi itu tadi, dibongkar lagi, dipasang lagi. Mereka ingin kasih yang terbaik," imbuhnya.

Seperti ditulis di situs resmi acara, pameran yang tersedia pada hari pertama adalah instalasi terkait film The Secret World of Arrietty (2010), kapal terbang Laputa di film Castle in the Sky (1986), dan riwayat perjalanan Studio Ghibli. Menurut sketsa denah yang pernah disebarkan WGJ, sedikitnya ada 16 unit instalasi berbeda.

Seluruh instalasi, kata Willa, dapat dinikmati secara utuh pada Senin 14 Agustus 2017. Pada hari tersebut, acara direncanakan dibuka secara resmi oleh Presiden Joko Widodo. Pihak WGJ juga menyediakan kompensasi bagi calon pengunjung yang sudah terlanjur membeli tiket untuk hari-hari awal sebelum instalasi siap.

"Kapan pun dia bisa datang. Yang datang hari ini, nanti datang lagi boleh," ujar Willa.

Beberapa calon pengunjung juga mengeluhkan soal harga tiket masuk yang lebih murah dari harga penjualan awal. Willa menyebut bahwa harga tiket tergantung pihak rekanan yang menjual.

"Sebenarnya enggak turun terus. Itu subsidi dari rekan kita masing-masing," ungkapnya.

The World of Ghibli Jakarta merupakan rangkaian acara pemutaran dan pameran karya Studio Ghibli, atas prakarsa Kaninga Pictures dan beberapa pihak. Ghibli sendiri adalah studio animasi Jepang yang telah berdiri sejak 1985 dan menghasilkan sejumlah film populer di dunia. Misalnya Spirited Away (2001), Ponyo (2008), dan The Tale of The Princess Kaguya (2013).


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

4 days Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA