Kesenduan di Trailer Film Sekala Niskala

Purba Wirastama    •    31 Agustus 2017 14:43 WIB
film indonesia
Kesenduan di Trailer Film Sekala Niskala
Film Sekala Niskala (The Seen and Unseen)

Metrotvnews.com, Jakarta: Film Sekala Niskala (The Seen and Unseen) garapan sutradara Kamila Andini punya trailer yang sudah dapat disimak di kanal video YouTube. Trailer dirilis oleh pihak Toronto International Film Festival, festival tempat film ini akan ditayangkan perdana di lingkup internasional.

Sekala Niskala masuk ke dalam program kompetisi Platform di TIFF dan akan ditayangkan pada 11-16 September 2017 di Toronto, Kanada. Film fiksi panjang kedua Kamila ini menjadi satu-satunya film dari Asia yang akan berkompetisi dengan 11 film lain di program Platform.

Menurut catatan dari laman web TIFF, kisah film berpusat pada saudara kembar usia 10 tahun, lelaki dan perempuan, bernama Tantra dan Tantri. Suatu ketika Tantra menderita sakit serius dan perlahan kehilangan kesadaran. Tantri dan ibunya menunggu Tantra di samping tempat tidur kamar rumah sakit.

Begitu Tantri kehilangan dan sangat merindukan saudara kembarnya, dia menjalin koneksi lagi dengan Tantra di dalam pikiran. Dia membangun dunia fantasi tempat mereka dapat bertemu seolah-olah secara nyata.

Tayangan trailer dua menit menunjukkan gambaran cerita dan kesenduan yang disajikan film. Salah satunya, cuplikan perkataan Tantra kepada Tantri, bahwa dia merasa menjadi seperti bulan, yang terang tapi perlahan menghilang tertutup awan kelam. Dalam cuplikan lain, Tantri tampak menari dan berupaya membangun koneksi dengan bulan purnama.

Sejumlah cuplikan lain menampilkan khayalan Tantri tentang Tantra. Sebagian menyorot soal bagaimana Tantri harus menghadapi kenyataan pahit. Seorang perawat (Happy Salma) berkata pada Tantri, bahwa saudara kembar lelaki perempuan adalah simbol keseimbangan. Tanpa Tantra, kita tahu bahwa dunia Tantri tak lagi seimbang.

Sekala Niskala merupakan hasil kerjasama Treewater dan Fourcolours dengan produser Gita Fara dan Ifa Isfansyah. Naskah ditulis sendiri oleh Kamila yang juga ikut menjadi produser. Selain Happy, aktor yang terlibat adalah Thaly Titi Kasih, Gus Sena, Ayu Laksmi, dan I Ketut Rina.

Film digarap selama 5 tahun dan mendapat beragam dukungan dari sejumlah pihak, seperti Hubert Bals Fund, Asia Pacific Screen Awards Children’s Film Fund, Cinefondation La Residence, dan Doha Film Institute. Pendanaan juga didapat lewat sistem urun dana yang membuat para donatur secara otomatis menjadi co-producer.

Sejumlah kru sekaligus juga bertindak sebagai produser eksekutif, yaitu Anggi Frisca, Vida Sylva, Trisno, dan Yasuhiro Morinaga. Selain itu juga ada nama Garin Nugroho, Retno Ratih Damayanti, dan Eba Sheba di jajaran produser eksekutif.

Cercamon menjadi pemegang distribusi internasional untuk The Seen and Unseen. Belum ada informasi mengenai jadwal perilisan film di Indonesia.




 


(ELG)

Menjaga Nyawa Clubeighties

Menjaga Nyawa Clubeighties

4 days Ago

Menjaga nyawa grup musik selama sembilan belas tahun bukan perkara mudah. Terlebih, dengan diti…

BERITA LAINNYA