Sheila Timothy Ingin Garap Film Musik Nuansa 1970-an

Purba Wirastama    •    20 Februari 2018 19:02 WIB
sheila timothy
Sheila Timothy Ingin Garap Film Musik Nuansa 1970-an
Sheila Timothy (Foto: medcom/purba)

Jakarta: Produser Sheila Timothy telah membuat lima film dengan genre berbeda sejak 2009, mulai dari thriller hingga dokumenter. Proyek selanjutnya yang hendak dia siapkan adalah film musik dengan musik nuansa 1970-an.

"Iya mau bikin (film musik). Sudah dari dua tahun lalu saya mau bikin. Ini masih riset terus," kata Sheila kepada Medcom.id di Plaza Indonesia Jakarta, Selasa, 20 Februari 2018.

Sheila, yang akrab dipanggil Lala, mengaku dapat pengaruh musik dari Eugene Timothy, ayahnya yang juga pemilik label musik Remaco yang berjaya pada era 1950-an hingga 1970-an. Sejak kecil dia akrab dengan lagu-lagu dari grup musik era itu dan masih kagum hingga kini.

"Bapak saya dulu produser musik zaman 60-an dan 80-an, Remaco. Jadi saya besar dengan lagu-lagu Remaco: Koes Plus, Panbers. Jadi memori itu yang ingin saya datangkan di film musik," ujar Lala.

"Saya selalu kagum dengan tahun 1970-an. Buat saya 70-an itu seksi. Jadi saya ingin punya nuansa itu," imbuhnya.

Debut film produksi Lala dalam naungan Lifelike Pictures adalah Pintu Terlarang (2009) bersama sutradara Joko Anwar. Lalu menyusul film Modus Anomali (2012) bersama Joko, Tabula Rasa (2014) bersama Adriyanto Dewo, serta Banda the Dark Forgotten Trail (2017) bersama Jay Subiakto.

Film terbarunya, Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 akan dirilis di bioskop pada September 2018.

 
(ELG)

Seksisme dan Biduan Dangdut

Seksisme dan Biduan Dangdut

1 week Ago

Unsur seksisme bahkan lekat dengan profesi pedangdut ini. Seksisme merupakan penghakiman, prasa…

BERITA LAINNYA