Lima Fakta Film Horor Legendaris A Nightmare on Elm Street

   •    04 Oktober 2016 18:27 WIB
film asing
Lima Fakta Film Horor Legendaris A Nightmare on Elm Street
A Nightmare on Elm Street (Foto: warnerbrospic)

Metrotvnews.com, Jakarta: Bagi penikmat film horor, sosok Freddy Krueger pasti tak asing lagi. Arwah gentayangan yang semasa hidupnya pembunuh anak-anak ini merupakan karakter di film horor legendaris, A Nightmare on Elm Street.

Film A Nightmare on Elm Street yang pertama tayang pada tahun 1980-an terbilang sukses, termasuk sejumlah sekuelnya di box office. Kesuksesan juga diraih film remake-nya yang tayang 2010.

Berikut fakta mengerikan film A Nightmare on Elm Street seperti dalam keterangan tertulis dari Thrill:

1. Film A Nightmare on Elm Street Terinspirasi dari sebuah Kisah Nyata
Sutradara dan penulis naskah Wes Craven terinspirasi membuat film A Nightmare on Elm Street setelah ia membaca sebuah artikel di L.A. Times tentang sekelompok anak muda sehat yang mati tanpa sebab setelah mengalami mimpi buruk. Kejadian ini dialami oleh sekelompok pengungsi Asia Tenggara yang pergi ke Amerika dari aturan despotik Pol Pot.

Tiga pria dalam kasus terpisah mengalami mimpi buruk yang sangat mengerikan sehingga mereka mencoba untuk tetap terbangun selama mungkin, setelah akhirnya mereka kelelahan dan tertidur. Setiap orang dari mereka bangun dengan berteriak dan mati tanpa sebab. Medis pun tidak dapat melihat ada sesuatu yang aneh dari para pemuda tersebut. Sutradara Wes Craven terinspirasi dari kasus ini dan memutuskan untuk membawa kisah misteri ini diangkat menjadi alur cerita menarik yang sangat mengerikan.

2. Karakter Freddy Krueger terinspirasi dari Pembuli & Tunawisma yang Meneror Craven Semasa Kecil
"Freddy" adalah nama pembuli yang sering menganggu Craven selama beberapa tahun sewaktu ia di sekolah dasar. Topi yang menjadi ciri khasnya terinspirasi dari topi seorang tunawisma yang sering menatap Craven melalui jendela sehingga ia ketakutan ketika berusia sepuluh tahun.

3. Adegan Terkenal "Air Mancur Darah" yang Keluar dari Tempat Tidur Glen Memanfaatkan 500 Galon Cat Merah, Namun Gagal Secara Spektakuler
Terdapat adegan kematian di layar kaca yang sangat dinamik bagi aktor Johnny Depp untuk feature film debutnya. Siswa SMA, Glen yang diperankan Johnny Depp tersedot ke dalam matras tempat tidurnya dan meletuskan sebuah air mancur darah besar, yang dihasilkan dari 500 galon pompa darah palsu melalui kasur yang dituangkan terbalik di lokasi syuting, dengan memasang sebuah kamera.

Namun, selama awal pengambilan gambar, ruangan tersebut berputar ke arah yang salah dan menyebabkan sebuah ombak darah palsu yang mengguyur ke semua peralatan syuting dan stop kontak listrik. Tidak ada yang terluka, namun tenaga listrik di lokasi syuting menjadi hancur sehingga Craven menyebut kegagalan tersebut sebagai "Ferris wheel dari Neraka" untuk catatan di laser DVD nya.  

4. Sarung Tangan Freddy Didesain untuk Menekan Ketakutan Terdalam kita
Senjata khas Freddy juga terinspirasi dari ketakutan utama kita. Sarung tangannya adalah sebuah produk yang dibuat atas permintaan Craven yang ingin memberikan karakter senjata unik, tetapi dapat dibuat dengan murah dan mudah digunakan. Craven mendapatkan sebuah penemuan ketika ia membaca dan mempelajari ketakutan utama yang tertanam di bawah alam sadar manusia adalah terhadap serangan cakaran binatang.

Pada waktu yang sama, Craven melihat cakaran kucing peliharaannya dan menonton serial iklan tengah malam yang menjual banyak sekali set pisau, maka terciptalah sarung tangan pisau khas Freddy. Awalnya sarungnya dibuat menggunakan pisau memancing, yang kemudian naskah film mengubahnya menggunakan pisau pemotong daging steak.

5. Adegan Kematian Tina Menggunakan Satu Set Ruangan Berputar yang Membuat Amanda Wyss Mengalami Vertigo Hebat
Syuting adegan kematian Tina yang diperankan oleh Amanda Wyss meronta-ronta di atas plafon kamar menggunakan satu set ruangan rotasi yang diputar secara perlahan untuk memungkinkan ia berada di posisinya. Kamera dipasang terkunci di dinding dan juru kamera diikat ke kursi di samping kamera agar melekat dengan ruangan.

Sedangkan untuk adegan di mana Rod (Jsu Garcia) dan Tina mencoba saling meraih satu sama lain karena Tina berada di atas plafon kamar, ia benar – benar berbaring di lantai dan Rod berada terbalik dengan rambut yang disisipkan ke bawah agar tetap rata. Sebelum syuting dimulai, efeknya sudah terlihat sangat bagus, namun sayangnya Amanda Wyss mengalami vertigo hebat setelahnya.


 


(ELG)

Giring Nidji Keputusan Vakum dan Visi Politik

Giring Nidji Keputusan Vakum dan Visi Politik

3 days Ago

Setelah lima belas tahun Bersama Nidji, Giring Ganesha mengambil keputusan besar untuk vakum.

BERITA LAINNYA