Garap Film Dilan 1990, Fajar Bustomi jadi 'Raja Tega'

Purba Wirastama    •    17 Januari 2018 11:37 WIB
film dilan
Garap Film Dilan 1990, Fajar Bustomi jadi 'Raja Tega'
Jumpa pers usai gala premier Dilan 1990 di CGV Grand Indonesia Jakarta, Selasa 16 Februari 2018 (max pictures - djoko prayogi)

Jakarta: Sutradara Fajar Bustomi mengaku harus sangat tega memotong banyak momen dari novel Dilan supaya bisa bercerita lewat film berdurasi dua jam. Menurut Fajar, draf naskah awal mencapai 300 halaman lebih.

"Saya sutradara ketiga, sudah ada dua sutradara sebelumnya. Ketika saya masuk, ditawari Pak Ody (Max Pictures) dan Pak Naveen (Falcon Pictures), saya dapat dua skenario, draf 1 dan draf 2," kata Fajar usai gala premier Dilan 1990 di Jakarta, Selasa, 16 Januari 2018.

"Disuruh baca dulu semua. Naskah itu, ketika dapat, segini nih, 300-an halaman. Novel 345 halaman, ini dikurangi sedikit," imbuhnya.

Fajar masuk pada penghujung 2016 saat proses pengembangan naskah dan sebagian pra-produksi sudah berjalan. Dia menggantikan sutradara Monty Tiwa, yang sebelumnya juga menggantikan posisi Rizal Mantovani.

Proses persiapan melibatkan produser Ody Mulya Hidayat, penulis Titien Wattimena, dan Pidi Baiq kreator asli novel. Syuting berlangsung sekitar sebulan pada pertengahan 2017.

Fajar mengisyaratkan bahwa tahap naskah sangat alot dan membutuhkan kompromi yang besar. Pidi disebut enggan novelnya dipotong-potong.

"Novelnya 345 halaman bagus semua, sedangkan saya harus bikin dua jam. Jadi memilah-milah, kadang sering (harus tega). Belum lagi Ayah Pidi sayang banget dengan karyanya. Ya sudah, saya jadi raja tega, sabar...," ungkap Fajar sambil menghela nafas.
 
Dari draf setebal 300-an halaman, naskah diseleksi menjadi sekitar 160 halaman. Bahkan setelah syuting, dalam pasca-produksi, Fajar menyebut mereka masih harus membuang banyak gambar, dari tiga jam lebih jadi 120 menit. Sebagai perbandingan, biasanya satu halaman naskah setara dengan satu menit film.

"Nanti ada yang protes, bilang, (menyalahkan) saya, begitu. Karena saya juga harus menyelamatkan, jangan sampai terpotong terus sudah begitu, jadinya kepanjangan terus capek (ditonton)," ungkap Fajar.

Dilan 1990 adalah film adaptasi novel Dilan #1 karya Pidi Baiq. Produksi dilakukan di bawah atap Max Pictures. Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Priscillia menjadi pemeran Dilan dan Milea.

Dilan 1990 akan dirilis di bioskop pada Kamis 25 Januari 2018.


(DEV)

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

Tashoora, Invasi Berbahaya Sekstet dari Yogyakarta

2 days Ago

Dalam musik yang energik sekaligus kontemplatif yang diramu Tashoora, terlantun lirik-lirik pui…

BERITA LAINNYA