Quentin Tarantino Rekrut Dakota Fanning untuk Film Kesembilan

Purba Wirastama    •    07 Juni 2018 18:24 WIB
film hollywoodquentin tarantino
Quentin Tarantino Rekrut Dakota Fanning untuk Film Kesembilan
Dakota Fanning (Foto: Thecut.com/Brigitte Lacombe)

California: Proyek film kesembilan Quentin Tarantino, Once Upon A Time in Hollywood, telah merekrut sejumlah pemain baru untuk bergabung dengan Leonardo DiCaprio, Brad Pitt, dan Margot Robbie. Salah satunya adalah Dakota Fanning, aktris muda yang populer lewat film I Am Sam saat masih berusia tujuh tahun. 

Seperti dilaporkan Deadline, selain Fanning, ada Damian Lewis, Luke Perry, Emile Hirsch, Clifton Collins Jr, Keith Jefferson, Nicholas Hammond, Burt Reynolds. Beberapa pemain pendukung yang lebih dulu bergabung adalah Tim Roth, Timothy Olyphant, Burt Reynolds, Kurt Russell, dan Michael Madsen.

Kisah film ini berlatar Los Angeles 1969, saat Hollywood sedang dalam puncak tren fesyen hippie. Mantan bintang serial western, Rick Dalcon (Leonardo), dan pemain penggantinya, Cliff Booth (Brad), sedang berjuang dalam industri yang sudah sulit mereka kenali. 

Pada suatu hari, bintang ternama Hollywood Sharon Tate (Margot) pindah ke sebelah rumah Rick. Setelah tinggal di situ, Sharon dan tiga orang di rumah dibunuh oleh kelompok sekte gelap pimpinan Charles Manson. Kisah mengenai pembunuhan Sharon diangkat dari kasus nyata yang terjadi pada 1969. 

Damian akan memerankan aktor ternama lain bernama Steve McQueen. Dakota memerankan salah satu murid Manson bernama Lynette Fromme, yang dihukum pidana seumur hidup setelah percobaan pembunuhan terhadap Presiden Gerald Ford pada 1975. 

Emile Hirsh akan memerankan penata rambut Jay Sebring, salah satu korban pembunuhan di rumah Sharon. Burt Reynolds akan menjadi pemilik peternakan tempat keluarga Manson merencanakan pembunuhan. 

Dalam laporan sebelumnya, Quentin menyebut bahwa naskah film ini telah dikerjakan selama lima tahun. Los Angeles adalah tempat tinggal Quentin hampir seumur hidupnya. Pada saat tragedi 1969 terjadi, dia masih berusia tujuh. 

"Aku senang sekali bisa menceritakan sebuah kisah yang tak lagi ada soal LA dan Hollywood. Aku tak bisa lebih bahagia lagi dengan kerja sama dinamis antara DiCaprio dan Pitt sebagai Rick dan Cliff," kata Quentin. 

Sony Pictures merencanakan film ini dirilis untuk lingkup internasional pada 9 Agustus 2019. Awalnya film ini hendak dibuat untuk The Weinstein Company. Setelah dicabut dari TWC oleh Quentin karena kasus pelecehan seksual Harvey Weinstein, proyek film ini dibeli Sony. 


 




(ASA)