Film Turah akan Diputar di Bioskop

Purba Wirastama    •    09 Agustus 2017 17:04 WIB
film indonesia
Film Turah akan Diputar di Bioskop
Ubaidilah dan Slamet Ambari di film Turah (dok FourColours)

Metrotvnews.com, Jakarta: Turah, film fiksi tentang sepenggal kehidupan suatu kampung di Tegal, akan ditayangkan di bioskop dalam waktu dekat. Film garapan Wicaksono Wisnu Legowo ini dirilis perdana pada 2016 dan telah mampir ke sejumlah festival film dan berbagai program pemutaran khusus.

Turah memotret kehidupan di suatu kampung fiktif bernama Tirang di Tegal, berisi orang-orang yang kalah dalam persaingan hidup, diliputi rasa pesimis, serta takut terhadap juragan kaya raya bernama Darso (Yono Daryono). Pakel (Rudi Iteng), sarjana penjilat di lingkaran Darso membuat warga semakin bermental kerdil.

Penggalan kisah mereka diceritakan antara lain lewat perspektif dua kawan bernama Jadag (Slamet Ambari) dan Turah (Ubaidilah). Peristiwa-peristiwa terjadi, mendorong Turah dan Jadag untuk melawan rasa takut yang sudah akut dan meloloskan diri dari narasi penuh kelicikan.

Kendati fiktif, kisah dan tokoh yang ditulis oleh Wisnu berangkat dari kehidupan yang dia amati di sebuah kampung yang memang terisolasi di kota Tegal, tak jauh dari rumahnya. Pada 2010, dia melakukan syuting di lokasi ini untuk film tugas akhir studi di Institut Kesenian Jakarta.

Ketika tiba di sana, Wisnu mengaku terkejut karena tidak menyangka ada kampung semacam itu di pusat kota Tegal. Dia berinteraksi dengan beberapa orang, yang akhirnya menjadi inspirasi dia dalam menulis naskah film Turah beberapa tahun kemudian, setelah bertemu Ifa Isfansyah.

"Aku lihat mereka kayak enggak ada sedih-sedihnya, ngeluh-ngeluhnya. Ya sudah hidup begitu saja. Ada orang yang tulus menerima keadaan kayak begitu. Buatku, orang lain di luar Tegal harus tahu bahwa ada kehidupan seperti itu di kampung Tirang," ujar Wisnu dalam sebuah acara pemutaran film Turah di kawasan Menteng Jakarta, awal Maret lalu.

Turah menjadi debut film panjang Wisnu sebagai sutradara. Naskah telah siap dua tahun sebelum diproduksi. Ifa menjadi produser di bawah naungan FourColours Films. Para aktor yang terlibat adalah pemain teater senior Tegal dan pernah bermain di beberapa film pendek setempat, termasuk film pendek Wisnu.

Pada tahun 2016, film Turah mendapat penghargaan Special Mention Asian Feature di Singapore International Film Festival, serta Geber Awards di Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF). Sang sutradara Wicaksono juga mendapat NETPAC Awards dari JAFF atas kontribusi dia bagi gerakan sinema baru.

Selain itu, film ini juga sedang masuk dalam program pemutaran dan kompetisi beberapa festival film. Untuk bioskop Indonesia, Turah dijadwalkan tayang mulai Rabu 16 Agustus 2017.



 


(ELG)

Renjana Base Jam Bernostalgia

Renjana Base Jam Bernostalgia

2 days Ago

"Sesuai lagu kita yaitu, Jatuh Cinta dan Rindu. Bagaimana mengenang awal orang 'jatuh …

BERITA LAINNYA