Tahun Kedua, Anugerah Lembaga Sensor Film Disiarkan di Televisi

Purba Wirastama    •    18 Oktober 2018 20:31 WIB
Anugerah Lembaga Sensor Film (LSF)
Tahun Kedua, Anugerah Lembaga Sensor Film Disiarkan di Televisi
Jumpa media Anugerah Lembaga Sensor Film (Foto: Medcom/Purba)

Jakarta: Dalam gelaran kedua tahun ini, Anugerah Lembaga Sensor Film (LSF) menjalin kerja sama dengan Kompas TV untuk produksi dan siaran acara malam puncak di Jakarta. Menurut pihak LSF, kerja sama ini diharapkan memperluas gaung kampanye Sensor Mandiri yang mereka usung sejak beberapa tahun terakhir.

Ketua Sub Komisi II Bidang Hukum LSF Rommy Fibri Hardianto mengakui bahwa gelaran pertama pada 2017 masih punya banyak kekurangan, terutama dalam hal publisitas.

"Kami newbie dalam membuat kegiatan (penghargaan). Ajang pertama itu, kami lebih kepada dari kami untuk kami sehingga yang kedua ini, kami coba perbaiki dengan melibatkan media," kata Romy dalam konferensi pers di Menara Kompas, Kamis, 18 Oktober 2018.

"Kami berharap spektrum (kategori penghargaan) yang luas itu bisa diserap lebih luas diserap. Kami berterima kasih karena (acara puncak) disiarkan secara langsung," imbuhnya.

Pihak Kompas TV mendukung kampanye Sensor Mandiri yang diusung LSF lewat ajang penghargaan ini. Menurut mereka, khalayak masih lemah dalam hal melakukan sensor tontonan sesuai klasifikasi usia.

"Peran LSF sangat besar. Semangat ini kami dukung," kata Direktur Utama Kompas TV Rikard Bagun.

Anugerah LSF 2018 akan digelar di studio Kompas TV Jakarta pada Jumat malam, 19 Oktober. Total ada 12 kategori nominasi dan pemenang yang akan dibacakan oleh sejumlah selebritas, seperti Rano Karno, Maudy Koesnaedi, Pandji Pragiwaksono, dan Babe Cabiita. Rossa dan Cakra Khan menjadi pengisi acara utama.

Sebanyak 12 kategori itu meliputi film bioskop, film televisi, sinetron dalam beberapa genre, serta bioskop dan stasiun televisi peduli sensor mandiri.

 
(ELG)