Serial Televisi Keluarga Cemara Diangkat ke Layar Lebar

Antara    •    30 September 2017 15:02 WIB
film indonesia
Serial Televisi Keluarga Cemara Diangkat ke Layar Lebar
Serial Televisi Keluarga Cemara Diangkat ke Layar Lebar (Foto: Antara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Serial televisi populer Keluarga Cemara yang mengisahkan keseharian hidup Abah, Emak, Euis, Ara dan Agil akan hadir kembali dalam format layar lebar.

Digarap oleh rumah produksi Visinema Pictures, Keluarga Cemara masih mengusung nilai-nilai luhur dalam keluarga modern sehingga relevan dengan situasi masa kini.

"Kami membuat reboot Keluarga Cemara karena kangen sama film keluarga Indonesia," kata produser Anggia Kharisma dalam konferensi pers di Jakarta.

Tayangan dengan genre keluarga, kata Anggia, akhir-akhir ini jarang bisa ditemukan. Hanya segelintir judul film yang menawarkan nilai-nilai kekeluargaan.

Niatan Anggia menggarap ulang serial tersebut ke layar lebar diajukan pada Arswendo Atmowiloto, yang pertama kali menulis Keluarga Cemara 44 tahun silam, dan berbuah lampu hijau.

"Saya ingin ada cerita keluarga, kenapa gambaran anak-anak menghormati orangtua itu susah? Gambaran persahabatan susah, isinya musuh-musuhan melulu," kata Arswendo mengenai Keluarga Cemara.

Gina S. Noer dipercaya mengampu peran penulis naskah, sementara pemenang FFI 2012 kategori film pendek Yandy Laurens didapuk untuk duduk di bangku sutradara.

Keluarga Cemara adalah film panjang pertama bagi sutradara Wan An (2012) itu. Gina menuturkan, Yandy dipilih sebagai sutradara untuk memberikan kesempatan tumbuhnya generasi baru di dunia perfilman.

Sejauh ini dua nama telah diputuskan menjadi pemeran film Keluarga Cemara, yakni Ringgo Agus Rahman akan memerankan tokoh Abah, bersanding dengan Nirina Zubir sebagai Emak. Pihak rumah produksi saat ini masih mencari siapa pemeran yang tepat untuk anak-anak mereka.

Pengambilan gambar akan berlangsung di Jakarta dan Jawa Barat pada pertengahan Desember 2017 hingga Januari 2018 dan dijadwalkan tayang tahun depan.


 


(ELG)

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

Guruh Soekarnoputra Sebut Orde Baru sebagai Biang Kerok Krisis Kebudayaan Indonesia

1 day Ago

Guruh juga mengingatkan jika generasi muda tidak lagi peduli akan bahasa Indonesia yang baik da…

BERITA LAINNYA