Kisah Prisia Nasution yang Sempat Terjebak Karakter Film

Purba Wirastama    •    14 Mei 2018 10:29 WIB
film indonesia
Kisah Prisia Nasution yang Sempat Terjebak Karakter Film
Prisia Nasution (Foto: Instagram Prisia Nasution)

Jakarta: Bagi Prisia Nasution, menjadi aktris adalah mengenali diri sendiri lebih mendalam supaya tidak terjebak dalam berbagai karakter yang diperankan. Bermain peran adalah meminjamkan tubuh kosong bagi karakter lain yang siap menjelma.

Hal ini diungkap Pia (panggilan Prisia) dalam sesi berbagi pengalaman bertajuk Memang Gampang Jadi Aktor? yang digelar Peqho Production di Kemang, Jakarta Selatan, Minggu sore, 13 Mei 2018.

"Kita sebagai aktris itu mengenali diri sendiri dari atas sampai bawah, sebagai individu Pia duduknya gimana, makanan favorit apa, semua dikumpulkan. Setiap aktor mungkin punya cara berbeda. Ada yang bilang kita harus 'bunuh diri' untuk memasukkan karakter baru," ungkap wanita 33 tahun ini.

Namun Pia tidak menyingkirkan karakter aslinya, tetapi "menyimpan." Dengan mengenali dirinya sendiri, dia tahu karakter mana yang harus disimpan sejenak saat akting dan dipanggil kembali ketika selesai

"Badan ini kosong buat karakter baru," ucapnya.

Akting pun dia batasi waktunya, yaitu sesaat sebelum sutradara bilang "action" dan setelah adegan ditutup dengan "cut". Beberapa aktor menjadi karakter lain lebih lama, yaitu selama seharian syuting atau selama baju tokoh dikenakan.

"Menjadi orang lain itu melelahkan. Begitu istirahat, Pia masuk. Jadi untuk bisa bedakan karakter, kita harus mengenali karakter kita," tuturnya.

Kendati begitu, pemeran Srintil dalam film Sang Penari ini pernah juga bertahan dalam satu karakter lebih lama, yaitu saat syuting sebuah film di luar negeri. Dia harus sudah menjadi karakter peran begitu keluar hotel karena kamera mengambil gambar sepanjang perjalanan.

Pia pun sempat terjebak dalam karakter itu lebih lama.

"Padahal karakter enggak berat, tapi karena menjadi (dia) terus, pas wrap (selesai syuting), mau belanja, 'Kok gue jadi suka begini ya?'"

"Gimana kita mengenali diri kita banget, baru kemudian badan kita dipinjam karakter lain dulu, baru kembali," tukasnya.

Pia telah bermain dalam belasan film panjang setelah debutnya di Sang Penari (2011). Tahun lalu, dia muncul di film horor thriller The Curse dan Membabi-buta, film perang Merah Putih Memanggil, dan film sejarah Wage. Film terbarunya adalah Lima bersama sutradara Lola Amaria, yang akan dirilis pada akhir Mei.


 




(ASA)