10 Film Indonesia Terlaris 2017

Purba Wirastama    •    23 Desember 2017 13:20 WIB
film indonesiakaleidoskop 2017
10 Film Indonesia Terlaris 2017
10 Film Indonesia Terlaris 2017

Jakarta: Sejak 2016, gairah penonton terhadap film-film domestik meningkat signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Gairah ini cukup terjaga selama 2017, dengan total penjualan tiket bioskop jaringan mencapai 20 juta lembar untuk 10 film domestik terlaris.

Dari 20 juta penonton tersebut, total pendapatan kotor yang diterima oleh 10 film mencapai Rp740 miliar dengan asumsi penghitungan Rp37 ribu per penonton, merujuk ke data situs Film Indonesia (Konfiden). Bandingkan dengan tahun 2015 yang hanya mencapai 8,9 juta tiket untuk 10 film laris, atau 2014 dengan 7,6 juta tiket dalam kategori yang sama.

Capaian 2017 memang belum sebanyak 2016 yang menembus 27 juta penonton. Namun masih ada harapan dari empat film akhir tahun, seperti Ayat-ayat Cinta 2 dan Susah Sinyal. Kedua film ini telah tayang sejak 21 Desember dan mencapai angka penonton di atas 100 ribu dalam sehari.

Hingga kini, menurut data situs Film Indonesia, total sudah ada 113 film produksi (atau ko-produksi) domestik yang tayang sepanjang 2017. Ditambah lagi dua film terbaru yang rilis pekan depan.

Dari 113 film ini, 10 film terlaris berhasil mencapai angka penjualan tiket antara 860 ribu hingga 4,2 juta lembar. Empat film merupakan sekuel dari film laris tahun sebelumnya. Tiga film adalah versi daur ulang dari film laris era lama atau negara lain. Tiga berikutnya merupakan adaptasi, baik dari novel maupun kisah lisan.

Berikut daftar 10 film bioskop terlaris 2017, yang masih mungkin berubah hingga Januari 2018. Data mencakup perolehan penonton sejak awal 2017 hingga Kamis 21 Desember 2017. Nilai pendapatan kotor dihitung dengan asumsi pendapatan Rp37 ribu per penonton.

10. London Love Story 2 (862 ribu / Rp31,9 miliar)
Sekuel ini digarap oleh tim yang sama di balik London Love Story, yaitu Asep Kusdinar, Sukhdev Singh, Tisa TS, dan Wicky Olindo. Kisahnya mengikuti liku perjalanan asmara muda-mudi Indonesia di Eropa. Dimas Anggara dan Michelle Ziudith kembali menjadi bintang utama.

LLS 2 mencapai angka penonton 862 ribu orang, lebih sedikit dibanding film pertama yang mencapai 1,1 juta penonton. Kedua film sama-sama berada di posisi 10. Sekuel kedua, LLS 3, telah disiapkan untuk 2018.

London Love Story 2 (Screenplay Pictures)


9. Critical Eleven (881 ribu / Rp32,6 miliar)
Adaptasi dari novel laris berjudul sama karya Ika Natassa. Kisanya mengikuti perjalanan cinta Anya dan Ale, dari pertemuan kebetulan di pesawat hingga kehidupan pernikahan.

Adinia Wirasti dan Reza Rahadian menjadi bintang utama dengan duet sutradara Monty Tiwa dan Robert Ronny di bawah naungan Starvision Plus dan Legacy Pictures. Film ini menembus angka penonton 881 ribu orang. Empat novel Ika yang lain, seperti Twivortiare dan Antologi Rasa, juga akan diangkat ke film oleh rumah produksi berbeda.

Critical Eleven (Starvision & Legacy)


8. Sweet 20 (1,04 juta / Rp38,6 miliar)
Versi remake dari film Korea Selatan 2014, Miss Granny. Seorang nenek cerewet 70 tahun mendadak berubah jadi 50 tahun lebih muda dan mendapat kesempatan meraih mimpi masa muda untuk jadi penyanyi.

Kolaborasi Starvision dan CJ Entertainment ini digarap ke versi Indonesia oleh sutradara drama komedi Ody Harahap dan penulis Upi. Tatjana Saphira dan Niniek L Karim menjadi bintang utama.  Film ini menembus angka sejuta penonton.

Sweet 20 (Starvision & CJE)


7. Mata Batin (1,13 juta / Rp42,1 miliar)
Film horor gaib yang didaku sebagai adaptasi kisah nyata. Dua kakak beradik yatim piatu tinggal di rumah lama dan sang adik yakin rumah tersebut dihuni makhluk tak kasatmata.

Karya dari Hitmaker Studios besutan Rocky Soraya, yang juga mengerjakan dwilogi horor The Doll. Jessica Mila menjadi bintang utama. Film ini telah mencapai angka 1,13 juta penonton dan masih tayang di bioskop.

Mata Batin (Hitmaker Studios)


6. The Doll 2 (1,2 juta / Rp45,3 miliar)
Sekuel atas The Doll dari tim produksi yang sama, tetapi dengan kisah yang berpusat pada tokoh lain. Sepasang suami istri berduka atas kematian sang anak, yang arwahnya datang kembali untuk membereskan konflik tersembunyi dalam keluarga.

Film ini menjadi salah satu titik kembalinya Luna Maya ke film cerita panjang. Herjunot Ali juga muncul lagi di film ini, setelah terakhir bermain di Sunshine Becomes You (2015). Film ini menembus angka penonton 1,2 juta orang.

Mata Batin (Hitmaker Studios)


5. Surga Yang Tak Dirindukan 2 (1,63 juta / Rp60,5 miliar)
Adaptasi dari novel berjudul sama karya Asma Nadia dan sekaligus jadi sekuel atas film adaptasi sebelumnya. Kisahnya melanjutkan kehidupan keluarga Pras, Arini, dan Meirose berlatar Hongaria, dengan konflik seputar poligami.

Produksi dikerjakan oleh tim yang sama, MD Pictures, dengan sutradara berbeda. Film ini juga menjadi kolaborasi ketujuh antara sutradara Hanung Bramantyo dengan aktor Reza Rahadian. SYTD 2 menembus angka 1,63 juta penonton, sedikit di atas film pertama yang mencapai 1,52 juta penonton.

Surga yang Tak Dirindukan 2 (MD Pictures)


4. Jailangkung (2,5 juta / Rp94,3 miliar)
Proyek 'reuni' sutradara Rizal Mantovani dan Jose Poernomo, yang telah berkolaborasi dalam film Jelangkung, film horor laris tahun 2001. Kisahnya tetap berpusat pada ritual boneka pemanggil arwah tetapi menggunakan mantra berbeda.

Film produksi Screenplay Pictures dan Legacy Pictures ini menembus angka 2,5 juta orang penonton. Sekuelnya sedang digarap untuk dirilis pada 2018. Film menampilkan pemain ensambel dan menjadi kolaborasi kedua aktor Jefri Nichol dan Amanda Rawles setelah Dear Nathan (2017).

Jailangkung (Screenplay & Legacy)


3. Danur: I Can See Ghosts (2,7 juta / Rp101,2 miliar)
Adaptasi novel Gerbang Dialog Danur karya musisi Risa Saraswati. Kisahnya mengikuti gadis indigo yang bertemu lagi dengan tiga hantu anak-anak, sahabatnya saat kecil.

Film produksi MD Pictures ini merupakan debut Prilly Latuconsina untuk film horor dan sempat menjadi film horor terlaris pada semester pertama 2017 dengan capaian 2,7 juta penonton. Sekuelnya telah disiapkan untuk 2018.

Danur I Can See Ghosts (MD Pictures)


2. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 2 (4,08 juta / Rp151 miliar)
Bagian kedua dari film daur ulang atas tiga film Warkop DKI terdahulu. Cerita mengikuti tokoh trio Dono, Kasino, dan Indro yang diperankan Abimana Aryasatya, Vino Bastian, dan Tora Sudiro.

Film diproduksi Falcon Pictures dengan sutradara komedi Anggy Umbara. Selain faktor cerita yang luas, pemecahan film ke dua bagian menjadi contoh strategi jitu rumah produksi dalam pencapaian komersial. Film pertama mencetak rekor 6,8 juta penonton pada 2016 dan film kedua menembus angka 4 juta penonton.

Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part 2 (Falcon Pictures)


1. Pengabdi Setan (4,2 juta / Rp155,6 miliar)
Sejauh ini Pengabdi Setan menjadi film domestik terlaris 2017 dengan capaian penonton 4,2 juta orang. Sutradara Joko Anwar telah mendekati Rapi Films selama 10 tahun sebelum dapat lampu hijau untuk membuat ulang film Pengabdi Setan versi 1980.

Capaian ini belum termasuk pendapatan dari rilis bioskop di sejumlah negara. Film ini juga memboyong tujuh Piala Citra. Salah satu pemeran anak, Muhammad Adhiyat, mendapat perhatian publik lewat film ini. Lewat film ini pula, penyanyi dan penari Ayu Laksmi dapat popularitas baru sebagai sosok 'ibu'. Sekuelnya akan disiapkan untuk 2019.

Pengabdi Setan (Rapi Films & CJE)

 


(ELG)